Home
Login.
Artikelilmiahs
14567
Update
LILIS TRIANI
NIM
Judul Artikel
KADAR NDF DAN ADF BERBAGAI JENIS LIMBAH PERTANIAN UNTUK PAKAN TERNAK YANG DIFERMENTASI MENGGUNAKAN BAKTERI SELULOLITIK YANG DIISOLASI DARI ULAT ALBASIA
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kadar NDF dan ADF berbagai jenis limbah pertanian untuk pakan ternak yang tanpa fermentasi dan dengan difermentasi bakteri selulolitik yang diisolasi dari ulat albasia. Penelitian dilaksanakan pada bulan Desember 2015 di Laboratorium Nutrisi Dan Makanan Ternak, Fakultas Peternakan, Universitas Jenderal Soedirman. Materi yang akan digunakan adalah isolat bakteri selulolitik asal ulat albasia spesies ulat boktor (Xystrocera festiva Pascoe), jerami padi, jerami jagung, dan jerami kacang tanah. larutan NDS yang terdiri dari EDTA-2 Na2B4O7, H2O, sodium lauril sulfat, Na2HPO4 dan 2-etoksi etanol, Aseton, dan Na2SO3. Larutan ADS yang terdiri dari CTAB (Cetil Trimetil Amonium Bromida) dilarutkan dalam H2SO4 1 N, Hexane, dan Decalin. Peralatan yang digunakan adalah Labu erlenmeyer, Cawan Porselin, Oven, Penangas Air, Tanur, Gelas Piala, Pompa vacum, Autoklaf, Desikator, Timbangan analitik, dan Kertas saring whatman no. 41. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen, menggunakan Rancangan Pola Tersarang (Nested classification) dengan 6 perlakuan dan 4 ulangan, sebagai grup (F) yaitu F1= tanpa fermentasi dan F2= fermentasi, sebagai sub grup (R) yaitu R1 = Jerami padi non fermentasi, R2= Jerami jagung non fermentasi, R3= Jerami kacang tanah non fermentasi, R4= Jerami padi fermentasi, R5= Jerami jagung fermentasi dan R6 = Jerami kacang tanah fermentasi. Peubah yang diamati adalah kadar NDF dan ADF. Data yang diperoleh dianalisis dengan analisis variansi dan dilanjutkan dengan uji beda nyata terkecil. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fermentasi menggunakan bakteri selulolitik yang diisolasi dari ulat albasia berpengaruh tidak nyata (P>0,05) terhadap kadar NDF jerami padi, jerami jagung, dan jerami kacang tanah, namun berpengaruh sangat nyata (P<0,01) terhadap kadar ADF jerami padi, jerami jagung, dan jerami kacang tanah. Uji beda nyata terkecil menginformasikan bahwa jerami jagung fermentasi menghasilkan penurunan kadar ADF paling tinggi, disusul berturut-turut jerami padi fermentasi dan jerami kacang tanah ferementasi. Kesimpulan penelitian ini adalah jerami jagung fermentasi menghasilkan penurunan kadar ADF paling tinggi sebesar 16,98%.
Abtrak (Bhs. Inggris)
This research aimed to evaluate the levels of NDF and ADF of various types of agricultural wastes for animal feed, either unfermented or fermented with cellulolytic bacteria isolated from albasia worm. The research was conducted from 14 December until 19 December 2015 at the Laboratory of Nutrition and Forage, Faculty of Animal Science, Jenderal Soedirman University. The materials used were cellulolytic bacteria isolates from albasia worm, boktor worm species (Xystrocera festiva Pascoe), rice straw, corn straw, and ground peanuts. The NDS solution consisted of EDTA-2 Na2B4O7, H2O, sodium lauryl sulfate, Na2HPO4 and 2-ethoxy ethanol, Acetone, and Na2SO3. The ADS solution that consisted of CTAB (Cetil Trimethyl Ammonium Bromide) was dissolved in H2SO4 1 N, Hexane, and Decalin. The equipments used were Erlenmeyer flask, Porcelain cup, oven, Waterbath, Furnace, Glass Cup, Vacuum pumps, Autoclave, Desiccators, Analytic scales, and Whatman filter paper no. 41. The method used was experiment, using Nested Pattern Design (Nested classification) with 6 treatments and 4 repetitions. As a group was (F) : F1= which is unfermented and F2 = fermentation, as a sub-group was (R) : R1 = unfermented rice straw, R2 = unfermented Corn straw x, R3 = unfermented Ground peanuts straw, R4 = fermented Rice Straw, R5= fermented Corn straw, and R6 = fermented Ground peanuts straw. Variables measured were the levels of NDF and ADF. Data was analyzed by analysis of variance followed by least significant difference test. The results showed that the fermentation using cellulolytic bacteria isolated from albasia worm did not have any significant effect (P>0.05) on the level of NDF of rice straw, corn straw and ground peanuts, but it significantly affected (P<0.01) the level of ADF of rice straw, corn straw, and ground peanuts. The Least significant difference test showed that fermented corn straw produced the highest decrease in ADF level, successively followed by fermented rice straw and fermented ground peanuts. The conclusion of this research is, fermented corn straw produces the highest decrease in ADF level (16.98%).
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save