Home
Login.
Artikelilmiahs
14427
Update
YUNITA SAPUTRI
NIM
Judul Artikel
ANALISIS PENGARUH MODAL, BAHAN BAKU DAN TENAGA KERJA TERHADAP PRODUKSI KAIN BATIK DI KOTA PEKALONGAN
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Batik adalah salah satu produk unggulan yang menjadi penopang perekonomian Kota Pekalongan. Perkembangan batik pekalongan semakin pesat pasca diterbitkannya Keputusan Presiden No. 33 Tahun 2009 tentang hari batik nasional. Hal ini menyebabkan batik semakin dikenal oleh masyarakat luas sehingga permintaan batik semakin meningkat. Permintaan batik yang semakin meningkat membuat para pengusaha batik berlomba-lomba untuk dapat meningkatkan produksinya. Tujuan penelitian ini yaitu untuk menganalisis pengaruh modal, kain mori, lilin batik, obat pewarna dan tenaga kerja terhadap produksi kain batik di Kota Pekalongan serta untuk mengetahui manakah dari modal, kain mori, lilin batik, obat pewarna dan tenaga kerja yang paling berpengaruh terhadap produksi kain batik di Kota Pekalongan. Penelitian ini dilakukan di Kota Pekalongan dengan sampel sebanyak 80 responden yang dipilih secara purposive random sampling. Alat analisis yang digunakan adalah analisis regresi linier berganda dengan model fungsi Cobb-Douglas. Hasil penelitian dengan tingkat kepercayaan 95% (α = 0,05) menunjukkan bahwa modal, kain mori, lilin batik, obat pewarna dan tenaga kerja secara bersama-sama dan parsial berpengaruh signifikan dan positif terhadap produksi kain batik di Kota Pekalongan. Tenaga kerja merupakan variabel yang paling berpengaruh terhadap produksi kain batik dengan nilai koefisien elastisitas sebesar 0,246.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Batik is a one of superior products which being cantilever of Pekalongan’s economy. The outgrowth of Pekalongan batik more rapidly after presidential decree no. 33 in 2009 has been published. It caused batik more well-known for society so that batik demand would be more increased. The batik demand which has more been increased is making all batik entrepreneurs competitively to increase their products. The propose of this research for analyzing capital effect. Mori cloth, wax, dye and labour to batik cloth production in Pekalongan and also for knowing which variable has biggest impact between capital, mori cloth, wax, dye and labour to batik pekalongan production. This research is done in Pekalongan with sample as much as 80 respondents who are chosen by purposive random sampling. The analysis tool is multiple linear regression by Cobb-Douglass model. The research’s result by reliance rate 95%, α = 0,05 shows that capital, mori cloth, wax, dye and labour togetherly and partially have significant and positive impact to batik cloth production in Pekalongan. Labour is a variable which has biggest impact to batik cloth production by coefficient elasticity value as many as 0,246.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save