Home
Login.
Artikelilmiahs
14420
Update
DAVID HIMAWAN
NIM
Judul Artikel
FAKTOR – FAKTOR YANG MEMPENGARUHI NILAI TUKAR MATA UANG DI LIMA NEGARA ASIA TENGGARA
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Penelitian ini berjudul “Faktor – Faktor Yang Mempengaruhi Nilai Tukar Mata Uang Di Lima ASEAN”. Tujuan dibentuknya ASEAN adalah untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi, kemajuan sosial dan pengembangan budaya di negara – negara Asia tenggara. Dengan dibentuknya ASEAN maka akan terjadi peningkatan pada transaksi keuangan internasional sehingga peranan nilai tukar sangat dibutuhkan dalam melakukan dan mempermudah transaksi ekonomi antar negara. Untuk itu perlu diketahui mengenai pengaruh produk domestik bruto, neraca perdagangan, suku bunga rill, dan inflasi terhadap kurs pada lima negara pendiri ASEAN. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh produk domestik bruto, neraca perdagangan, suku bunga rill, dan inflasi terhadap nilai tukar mata uang dan untuk menganalisis bagaimana prediksi nilai tukar mata uang dimasa yang akan datang. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif dengan data sekunder time series di negara pendiri ASEAN selama tahun 1990 sampai tahun 2013. Data diperoleh dari laporan yang dikeluarkan oleh Internasional Finansial Statistik dan Bank Dunia. Alat analisis yang digunakan adalah regresi linier berganda dan analisis trend. Hasil uji statistik variabel produk domestik bruto, neraca perdagangan, tingkat suku bunga rill, dan inflasi di negara Indonesia, Malaysia, Filipina, dan Singapura secara bersama-sama memiliki pengaruh yang signifikan terhadap nilai tukar mata uang. Adapun di negara Thailand produk domestik bruto, neraca perdagangan, tingkat suku bunga rill, dan inflasi variabel secara bersama-sama tidak memiliki pengaruh yang signifikan terhadap nilai tukar mata uang.. Hasil uji trend menunjukkan nilai tukar mata uang di negara Indonesia, Malaysia, Filipina, dan Thailand akan melemah terhadap Dollar Amerika di beberapa tahun yang akan datang, sedangkan mata uang negara Singapura akan menguat terhadap Dollar Amerika. Implikasi dari penelitian ini adalah pemerintah negara Indonesia, Malaysia, Filipina, Singapura, dan Thailand diharapkan dapat menjaga kondisi perekonomi agar tetap stabil sehingga dapat meningkatkan kepercayaan terhadap pelaku pasar, serta memberikan sosialisasi kepada masyarakat akan pentingnya menggunakan produk dan berinvestasi didalam negeri agar pergerakan nilai tukar mata uang terhadap Dollar Amerika selalu terjaga stabil. Bagi negara Indonesia, Malaysia, Filipina, dan Thailand yang memiliki trend kurs melemah dapat meningkatkan ekspor dan industri pariwisata sehingga menambah jumlah cadangan devisa, sedangkan bagi Singapura yang memiliki trend kurs menguat menandakan perekonomian negara tersebut baik sehingga dapat dimanfaatkan untuk mendatangkan investor dari luar negeri dan menambah jumlah cadangan devisa.
Abtrak (Bhs. Inggris)
This research entitled “Factors that influence the exchange rate in five countries of ASEAN”. The purposes of establishing ASEAN are to accelerate the economic growth, social progress, and cultural development of countries in South East Asia. There will be an increase of international financial transaction by establishing ASEAN. The exchange rate holds an important role in conducting and facilitating economic transaction among countries. So, it is needed to know the effect of gross domestic product, the balance of trade, the real interest rate, and the inflation on exchange rate in five countries of ASEAN. The purposes of this research were to analyze the effect of gross domestic product, the balance of trade, the real interest rate, and the inflation on currency exchange rate and to analyze how the prediction of the currency exchange rate in the future will be. Thie research was descriptive qualitative. The secondary data were taken from time series in ASEAN founding countries from 1990 to 2013. The data were obtained from reports issued by the International Financial Statistics and World Bank. Multiple linear regression and trend analysis were used in analyzing the data. The result of variable statistic test of gross domestic product, the balance of trade, the real interest rate, and the inflation in Indonesia, Malaysia, Philippines, and Singapore shows that they have significant effect on the currency exchange rate. In Thailand, gross domestic product, the balance of trade, the real interest rate, and inflation of variables have not significant effect on currency exchange rate. The result of trend test shows that the currency exchange rate in Indonesia, Malaysia, Philippines, and Thailand will weaken against the US dollar in a few years later. While the currency exchange rate of Singapore will strengthen against the US dollar. The implications of this research are that the government of Indonesia, Malaysia, Philippines, Singapore, and Thailand are expected to keep economic stability in order to increase the trust on market performer and to socialize the importance of using product and investing within country to stabilize the currency exchange rate on US dollar. Indonesia, Malaysia, Philippines, and Thailand which have decreased trend rate can increase export and tourism industry to increase the amount of foreign exchange reserve. On the other hand, Singapore which has increased trend rate indicates the good economic condition, so that it can be used to attract foreign investors and increase the amount of foreign exchange rate.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save