Home
Login.
Artikelilmiahs
14288
Update
SEPTYAN BAYU ANGGORO
NIM
Judul Artikel
RELASI AKTOR DALAM PENGEMBANGAN KAWASAN AGROWISATA TAMBAK MULYA DI KABUPATEN KEBUMEN
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Penelitian ini berjudul Relasi Aktor Dalam Pengembangan Kawasan Agrowisata Tambak Mulya Di Kabupaten Kebumen. Judul tersebut dilatarbelakangi potensi wisata di Kabupaten Kebumen khususnya Agrowisata di Tambak Mulya Kabupaten Kebumen melibatkan berbagai aktor . Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis secara jelas mengenai relasi aktor dalam pengembangan Agrowisata Tambak Mulya Kabupaten Kebumen. Metode Penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif deskriptif, dengan teknik pemilihan informan purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Metode analisis yang digunakan adalah model analisis interaktif menurut Milles dan Huberman dan keabsahan data diuji dengan triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukan bahwa keterlibatan relasi aktor dalam pengembangan kawasan agrowisata Tambak Mulya seperti DPRD Kabupaten Kebumen, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Kebumen, Dinas Pertanian Kabupaten Kebumen serta pihak masyarakat Paguyuban Tani Tambak Mulya. Relasi yang dilakukan oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Kebumen sudah saling bekerjasama untuk mengembangkan kawasan agrowisata di Desa Tambak Mulya. Selama ini Kabupaten Kebumen masih mengacu pada Peraturan Daerah Nomor 23 Tahun 2012 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Kabupaten Kebumen Tahun 2011-2031. Pemerintah Daerah Kabupaten Kebumen sedang merancang Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) yang mengatur tentang pariwisata khususnya agrowisata. Pihak masyarakat Tambak Mulya sangat antusias untuk mendesak kepada pemerintah daerah kabupaten kebumen segera mengesahkan kebijakan tentang pariwisata khususnya agrowisata, sehingga ada kejelasan tentang obyek wisata di kabupaten kebumen, khususnya agrwowisata Tambak Mulya. Faktor yang mendukung pengembangan agrowisata adalah dimana semua aktor yang terlibat di pengembangan agrowisata sudah saling bekerjasama untuk terus berusaha mengembangkan wisata agro tersebut tetap eksis dan dapat mencetak lapangan pekerjaan yang baru bagi masyarakat sekitar sehingga mendapatkan taraf hidup yang lebih baik. Sedangkan faktor penghambat relasi aktor dalam pengembangan Kawasan Agrowisata Tambak Mulya adalah belum adanya regulasi yang jelas tentang kepariwisataan Kabupaten Kebumen khususnya tentang aturan kawasan agrowisata.
Abtrak (Bhs. Inggris)
This study, entitled Relation Actor In Pond Area Development Agro Mulya In Kebumen. The title is motivated tourism potential in Kebumen especially in Pond Mulya Agro Kebumen involving various actors. The purpose of this study was to determine and analyze clearly the relationship of actors in the development of Agro Pond Mulya Kebumen. The research method used is descriptive qualitative method, with the election of the informant purposive sampling technique. Data collected through in-depth interviews, observation, and documentation. The analytical method used is interactive analysis model according to Milles and Huberman and data validity was tested by triangulation. The results showed that the involvement of actors in the development of regional relations agro Pond Mulya like Kebumen Regency, Department of Tourism and Culture Kebumen, Kebumen District Agriculture Office and the community of Pond Circle Tani Mulya. Relationships conducted by the Local Government of Kebumen already work together to develop agro-tourism area in the Village Pond Mulya. During this time Kebumen still refers to the Regional Regulation No. 23 Year 2012 on Spatial Planning Kebumen Regency Year 2011-2031. Kebumen regency administration is currently designing the Regional Design Regulations (draft) which regulates tourism, especially agrotourism. Farming communities Mulya party was keen to urge the government to immediately ratify Kebumen district policy on tourism, especially ecotourism, so that there is clarity about the sights in Kebumen regency, especially agrwowisata Pond Mulya. Factors that support the development of agrotourism is where all the actors involved in the development of agro already work together to continue to develop agro-tourism still exist and can print new jobs for the surrounding communities so as to get a better standard of living. While limiting factor in the development of relations actor Mulya Region Agro Farming is the absence of clear regulations about tourism Kebumen in particular about the rules of agro-tourism area.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save