Home
Login.
Artikelilmiahs
14085
Update
ALIF SATRIA UTAMA
NIM
Judul Artikel
UJI DAYA HASIL PENDAHULUAN GALUR-GALUR KEDELAI (Glycine max (L.) Merr) GENERASI F8 DAN POPULASI ALAM DI KABUPATEN BANYUMAS
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Uji daya hasil pendahuluan dilakukan untuk mengevaluasi penampilan galur-galur pada suatu daerah dengan menggunakan varietas unggul sebagai pembanding. Penelitian bertujuan untuk mengetahui keragaman hasil dan komponen hasil galur-galur generasi F8 dan populasi alam di Kabupaten Banyumas, mengetahui potensi hasil dari galur-galur generasi F8 dan populasi alam di Kabupaten Banyumas, mengetahui adaptabilitas galur-galur generasi F8 dan populasi alam di Kabupaten Banyumas, dan seleksi untuk uji daya hasil lanjutan (UDHL). Penelitian dilaksanakan di Desa Karangwangkal, Purwokerto Utara, dengan ketinggian tempat ±100 m dpl pada bulan April sampai dengan bulan Juli 2015. Rancangan percobaan yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok Lengkap (RAKL) dengan satu faktor yaitu 104 genotipe kedelai. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat dua belas genotipe populasi alam (28, 33, 76, 74, 26, 17, 41, 19, 67, 2, 69, 71), dan lima genotipe generasi F8 (B14, T1, A343, OT2, SSD301) yang memiliki daya hasil tinggi berdasarkan Least Significant Increase, tujuh genotipe populasi alam (2, 26, 65, 76, 74, 27, 71), dan dua genotipe generasi F8 (A343, OT2) yang memiliki nilai indeks seleksi di atas lima belas, lima genotipe populasi alam (2, 26, 76, 74, 71), dan dua genotipe generasi F8 (A343, OT2) yang terseleksi sebagai bahan untuk uji daya hasil lanjutan.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Preliminary yield trial was conducted to evaluate line’s performance on a spesific area with high-yielding variety as a comparator. Aim of this study is to determine yield diversity and yield component of F8 generation lines and local population in Banyumas District, to determine yield potential of F8 generation lines and local population in Banyumas District, to determine adaptability of the F8 generation lines and local population in Banyumas District, and selection for yield trials. Research was conducted at Karangwangkal village, Purwokerto Utara, with altitude ±100 m above sea level on start from April to July 2015. Randomized Completely Block Design was used with one factor which is 104 soybean genotypes. Result of this study showed that based on Least Significant Increase there are twelve genotypes of local population (28, 33, 76, 74, 26, 17, 41, 19, 67, 2, 69, 71), and five genotypes of F8 generation (B14, T1, A343, OT2, SSD301) which have high yield, seven genotypes of local population (2, 26, 65, 76, 74, 27, 71), and two genotypes of F8 generation (A343, OT2) with selection index values above fifteen, five genotypes of local population (2, 26, 76, 74, 71), and two genotypes of F8 generation (A343, OT2) which will be selected as yield trials materials.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save