Home
Login.
Artikelilmiahs
13981
Update
AKBAR RIZKI
NIM
Judul Artikel
POLA KEMITRAAN DALAM PEMASARAN MANGGA GEDONG GINCU DI KECAMATAN SEDONG KABUPATEN CIREBON
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Kecamatan Sedong merupakan salah satu sentra produksi mangga gedong gincu di Kabupaten Cirebon. Ketidakpastian pasar dan harga merupakan masalah yang umumnya sering dihadapi petani dalam pemasaran. Permasalahan tersebut dapat diatasi dengan adanya penerapan pola kemitraan antara gapoktan dengan perusahaan eksportir. Tidak semua petani menerapkan pola kemitraan dalam pemasaran, bahkan sebagian petani lebih memilih tidak bermitra. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) Mengidentifikasi saluran pemasaran mangga gedong gincu dengan pola kemitraan dan non kemitraan. (2) Membandingkan marjin pemasaran mangga gedong gincu pada saluran pemasaran dengan pola kemitraan dan non kemitraan.(3) Membandingkan farmer’s share dengan pola kemitraan dan non kemitraan.(4) Mengetahui tingkat efisiensi antara saluran pemasaran mangga gedong gincu dengan pola kemitraan dan non kemitraan. Penelitian ini dilaksanakan di Kecamatan Sedong Kabupaten Cirebon. Metode penelitian yang digunakan adalah metode survei. Penentuan responden petani dilakukan dengan metode Simple Random Sampling dan untuk responden lembaga pemasaran menggunakan metode Snowball Sampling. Analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif, marjin pemasaran, Farmer’s Share, efisiensi teknis dan ekonomis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Terdapat empat pola saluran pemasaran mangga gedong gincu di Kecamatan Sedong, saluran I yaitu petani mitra – gapoktan – eksportir, saluran II yaitu petani mitra – gapoktan – eksportir – pengecer, saluran III yaitu petani non mitra – pedagang pengumpul – eksportir, dan saluran IV yaitu petani non mitra – pedagang pengumpul – eksportir – pengecer (2) Marjin pemasaran mangga gedong gincu pada pola saluran kemitraan yaitu saluran I lebih kecil dibandingkan dengan saluran non kemitraan yaitu saluran III, saluran II lebih kecil dibandingkan saluran IV. (3) Farmer’s share mangga gedong gincu pada saluran pola kemitraan yaitu saluran I mempunyai persentase yang lebih besar dibandingkan dengan saluran non kemitraan yaitu saluran III,saluran II mempunyai persentase lebih besar dibandingkan saluran IV (4) Saluran pemasaran pola kemitraan yaitu II merupakan saluran yang paling efisien jika dibandingkan dengan saluran lainnya.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Sedong District is one of the gedong gincu mango production center in Cirebon Regency. Market uncertainty and price is an issue that generally frequently faced by farmers in marketing. Those problems can be overcome with the implementation of a partnership between the gapoktan and exporters. Not all farmers to implement a marketing partnership, even some farmers prefer not to partner. This research aims to (1) Identify of gedong gincu mango marketing channels with a partnership and non partnerships. (2) Compare of gedong gincu mango marketing margin on marketing channels with the partnership and non partnerships channel. (3) Compare the farmer's share with the partnership and non partnerships. (4) Knowing the level of efficiency between marketing channels of gedong gincu mango with a partnership and non partnerships. This research was conducted in the Sedong District of Cirebon Regency. The research method used is a survey method. Determination of farmer respondents was conducted by Simple Random Sampling method and marketing agencies using Snowball Sampling method. Analysis of the data used is descriptive analysis, marketing margin, Farmers share, technical and economic efficiency. The results of research showed that. (1) There are four of marketing channels gedong gincu mango in Sedong District, channel I that Farmers partners - gapoktan - exporters, channel II which Farmers partners - gapoktan - exporters - retailers, channel III which Farmers non-partners - collector - exporters, and the channel IV is Farmers non partners - collector - exporters – retailer. (2) The marketing margin gedong gincu mango on the first channel is smaller than the third channel, and the second channel is smaller than the fourth channel. (3) Farmer's share of gedong gincu mango on first marketing channels have a greater percentage than the third channel, the second channel has a larger percentage than the fourth channel. (4) Marketing partnership the second channel that is most efficient when compared with other channels.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save