Home
Login.
Artikelilmiahs
13901
Update
RETNO WIDIASTUTI
NIM
Judul Artikel
Daya antifungi ekstrak terpurifikasi daun kamboja (plumeria rubra L) terhadap saprolegnia sp. yang diisolasi dari ikan gurami (osphronemus gourami)
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Saprolegnia sp. merupakan fungi yang sering menyerang ikan air tawar, menyebabkan penyakit saprolegniasis. Usaha pengendalian saprolegniasis telah dilakukan dengan berbagai cara tetapi hasilnya belum memuaskan. Kamboja (Plumeria rubra L) merupakan tumbuhan yang diketahui memiliki aktivitas anti fungi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui senyawa yang terkandung dalam ekstrak terpurifikasi daun kamboja dan aktivitas anti fungi terhadap Saprolegnia. Serbuk daun kamboja dimaserasi menggunakan metanol dan didiamkan selama 3x24 jam, diekstraksi cair-cair menggunakan n-heksan, sehingga diperoleh ekstrak terpurifikasi daun kamboja. Identifikasi kandungan senyawa kimia dilakukan dengan Kromatografi Lapis Tipis dan uji tabung. Pengujian aktivitas anti fungi menggunakan perhitungan bobot biomassa kering fungi dengan 6 perlakuan yaitu tanpa ekstrak (kontrol negatif), ketoconazole 2% (kontrol positif), DMSO 5%, ekstrak konsentrasi 2%, 4%, dan 6% yang diujikan terhadap Saprolegnia sp hasil isolasi dari ikan gurami yang mengalami saprolegniasis. Data biomassa kering yang diperoleh dianalisis menggunakan ANOVA dan dilanjutkan dengan uji LSD. Hasil identifikasi kandungan kimia menunjukkan ekstrak terpurifikasi daun kamboja mengandung alkaloid, flavonoid, terpenoid, dan saponin. Ekstrak terpurifikasi daun kamboja pada konsentrasi 6% mampu menghambat pertumbuhan fungi yang tidak berbeda signifikan dengan kontrol positif (ketoconazole 2%).
Abtrak (Bhs. Inggris)
Saprolegnia sp. a fungus that often infects freshwater fish, causing saprolegniasis disease. Up to now, control of saprolegniasis have been done in various ways but the results are not satisfactory. Cambodia (Plumeria rubra L) is one of the plant species are known to have anti-fungal activity. This study aims to determine the compound contained its purified leaves extract and its anti-fungal activity against the Saprolegnia sp. Cambodia leaf powder was macerated using methanol for 3x24 hours, then the liquid-liquid extracted using n-hexane, in order to obtain purified extract of cambodia leaves. Identify of chemical compounds is done by Thin Layer Chromatography and tube test methods. Testing the activity of anti-fungal based on weight of dry biomass of fungi with 6 treatments ie without extract (negative control), ketoconazole 2% (positive control), DMSO 5%, the extract concentration of 2%, 4%, and 6% were tested against Saprolegnia sp. isolated from carp experiencing with saprolegniasis. Data weight of dry biomass of fungi were analyzed using ANOVA then performed a further test using LSD. Results identification of chemical constituents shows purified extract of cambodia leaves contain alkaloids, flavonoids, terpenoids, and saponins. The test results show that the anti-fungal activity at a concentration of 6% could inhibit fungal growth not differ significantly from positive control (ketoconazole 2%).
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save