Home
Login.
Artikelilmiahs
13881
Update
ALIFA DIAR UTAMIE
NIM
Judul Artikel
Hubungan Kadar Hemoglobin pada Ibu Hamil dengan Plasenta Previa terhadap Skor Apgar di RSUD Prof. Dr. Margono Soekarjo Purwokerto tahun 2014
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Perdarahan merupakan salah satu penyebab kematian ibu terbanyak di Indonesia. Plasenta previa merupakan penyebab utama terjadinya perdarahan trimester ketiga dan dikaitkan dengan komplikasi maternal yang serius. Ibu hamil yang mengalami plasenta previa akan berada dalam kondisi anemia pada kehamilan. Kadar hemoglobin maternal yang rendah dikaitkan dengan outcome neonatus yang buruk salah satunya yaitu menurunnya skor Apgar. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan kadar hemoglobin pada ibu hamil dengan plasenta previa terhadap skor Apgar di RSUD Prof. Dr. Margono Soekarjo pada tahun 2014. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian analitik observasional dengan pendekatan cross-sectional. Data diambil dari rekam medik pasien ibu hamil dengan plasenta previa yang bersalin di RSUD Prof. Dr. Margono Soekarjo periode 1 Januari - 31 Desember 2014. Sebanyak 42 sampel memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Data yang diambil terdiri dari kadar hemoglobin ibu, usia ibu, usia kehamilan, paritas, teknik anestesi dan skor Apgar. Analisis statistik yang digunakan adalah uji Fisher. Terdapat hubungan yang bermakna antara kadar hemoglobin pada ibu dengan plasenta previa terhadap skor Apgar menit ke-1 dengan nilai p=0,038 dan nilai risiko (OR) sebesar 5,63 kali pada ibu dengan anemia sedang (moderate) untuk melahirkan bayi dengan skor Apgar rendah dibandingkan ibu dengan anemia ringan (mild). Pada penelitian ini dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan antara kadar hemoglobin pada ibu hamil dengan plasenta previa terhadap skor Apgar menit ke-1.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Hemorrhage was one of the main causes of maternal death that frequently happened in Indonesia. Placenta previa is a major cause of third-trimester bleeding and has been associated with serious maternal complications. Pregnant women with placenta previa will be in a state of anemia in pregnancy. Low maternal hemoglobin level was associated with poor neonatal outcomes, one of which is decreasing Apgar score. The aim of this study was to determine the association of hemoglobin levels in pregnant women with placenta previa to the Apgar score in RSUD Prof. Dr. Margono Soekarjo in 2014. This study used analytic observational study design with cross-sectional approach. The data was taken from medical record of pregnant women patients with placenta previa who gave birth in RSUD Prof. Dr. Margono Soekarjo in the period of January 1st - December 31st 2014. A total of 42 samples met the inclusion and exclusion criterias. The data consisted of maternal hemoglobin level, mother’s age, gestational age, parity, anesthetic techniques and the Apgar score. The statistical analysis used was Fisher test. There was a significant association between hemoglobin levels in women with placenta previa with the Apgar score at one minute (p=0,038) and the value of the risk (OR) by 5,63 times in women with moderate anemia to give birth to babies with low Apgar score than women with mild anemia. In conclusion, there was an association between hemoglobin levels in women with placenta previa against Apgar score at one minute.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save