Home
Login.
Artikelilmiahs
13874
Update
LISNA DEWI SUHARTINI S
NIM
Judul Artikel
Pendapatan dan Efisiensi Usaha Pengrajin Kelom Geulis di Kecamatan Tamansari Kota Tasikmalaya
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Penelitian ini berjudul “Pendapatan dan Efisiensi Usaha Pengrajin kelom Geulis di Kecamatan Tamansari Kota Tasikmalaya”, Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat Efisiensi, tingkat BEP (Break Even Point), dan tingkat pendapatan yang di terima pada usaha pengrajin kelom geulis. Penelitian ini menggunakan metode sampel jenuh atau bisa disebut sensus. Hasil penelitian ini mengungkapkan bahwa 1) Dari hasil analisis retrun cost ratio (R/C) yang merupakan perbandingan antara penerimaan dibagi dengan biaya total, diperoleh retrun cost ratio (R/C) sebesar 1,41. Hal tersebut terlihat dari rata-rata retrun cost ratio (R/C) lebih dari satu. Ini menunjukan bahwa usaha pengrajin kelom geulis di Kecamatan Tamansari Kota Tasikmalaya secara ekonomi sudah efisien. 2) Dari analisis hasil perhitungan menyebutkan bahwa perusahaan berada di bawah BEP berjumlah 32 usaha pengrajin kelom geulis dengan rata-rata 5,48 dan di atas BEP berjumlah 19 usaha pengrajin kelom geulis dengan rata-rata 11,98, break even point (BEP) atas dasar unit (kodi) dari jumlah rata-rata keseluruhan sebesar 7,90 kodi dan break even point (BEP) atas dasar harga sebesar Rp697.290,00 per kodi. 3) Dari analisis hasil perhitungan pendapatan secara keseluruhan menujukan bahwa pendapatan total yang diterima usaha pengrajin kelom geulis rata-rata sebesar Rp28.333.333,33, pendapatan bersih yang diterima sebesar Rp8.273.722,55 dan Rate of Retrun on Invesment (ROI) sebesar 41,25. Dengan demikian dapat diketahui bahwa usaha pengrajin kelom geulis di Kecamatan Tamansari Kota Tasikmalaya sudah diatas tingkat suku bunga bank dan menguntungkan.
Abtrak (Bhs. Inggris)
This research is entitled “Income and Efficiency of Business of Kelom Geulis (Sudanese traditional sandals) Craftsmen in Tamansari Sub district, Tasikmalaya City”. This research is aimed to know efficiency level, BEP (Break Even Point) level, and income level on Business of kelom geulis craftsmen. This research uses saturated sample method or census. The research revealed that 1) the analysis of return cost ratio (R/C) was 1,41, as ratio between receipt and total cost. It presented that the business of kelom geulis craftsmen in Tamansari Sub district, Tasikmalaya City was efficient because the average of return cost ratio was bigger than 1, 2) the analysis of the calculation results mentioned that the company was under the BEP are 32 businesses craftsmen kelom geulis with an average of 5.48 and above BEP are 19 businesses craftsmen kelom geulis with an average of 11.98, the break even point (BEP) on the basis of unit (score) of the amount of the average overall score of 7.90, and a break even point (BEP) on the basis of a price of Rp 697.290,00, 3) the analysis of overall income calculation showed that the total income of kelom geulis craftsmen was about Rp 28.333.333,33 in average, the net income was Rp 8.273.722,55 and Rate of Return on Investment (ROI) was 41,25. So, the conclusion was the business of kelom geulis craftsmen in Tamansari Sub district, Tasikmalaya City exceeded the rate of interest and profitable.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save