Home
Login.
Artikelilmiahs
13840
Update
ANNISA FITRI PURWANINGTYAS
NIM
Judul Artikel
Pengendalian Persediaan Bahan Baku Tepung Tapioka pada Perusahaan Suka Karya Mandiri di Kecamatan Gumelar Kabupaten Banyumas
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Setiap perusahaan harus mengadakan perencanaan pengadaan dan persediaan bahan baku secara ekonomis agar kegiatan produksi tidak terganggu dan dana yang ditanamkan dalam persediaan bahan baku tidak berlebihan, namun banyak perusahaan yang belum melakukan pengendalian persediaan bahan baku secara ekonomis. Pengetahuan tentang pengendalian persediaan bahan baku yang ekonomis diperlukan untuk melakukan tindakan pengendalian yang tepat. Penelitian ini bertujuan untuk 1) Menganalisis persediaan bahan baku di perusahaan Suka Karya Mandiri, yang terdiri dari jumlah pemesanan ekonomis (EOQ), persediaan pengaman (SS), titik pemesanan kembali (ROP), total biaya penyimpanan (TIC) 2) Menganalisis efisiensi biaya persediaan bahan baku di perusahaan Suka Karya Mandiri. Penelitian ini merupakan penelitian studi kasus, dilakukan di Perusahaan Suka Karya Mandiri yang terletak di Desa Gumelar, Kecamatan Gumelar Kabupaten Banyumas. Waktu yang digunakan untuk melakukan penelitian ini dimulai pada bulan Agustus hingga Oktober 2015. Pemilihan tempat pada penelitian ini dilakukan secara purposive. Variabel yang diteliti meliputi kuantitas pembelian bahan baku, biaya persediaan, harga bahan baku, frekuensi pembelian, reorder point, lead time, safety stock. Perhitungan metode analisis meliputi Economic Order Quantity, Total Inventory Cost, Reorder Point, Safety Stock. Hasil dari penelitian menunjukan bahwa perhitungan pengendalian persediaan bahan baku menggunakan metode EOQ lebih ekonomis, terbukti dari total biaya persediaan menggunakan metode EOQ lebih kecil dibandingkan dengan persediaan bahan baku senyatanya yang dilakukan perusahaan, selisih total biaya pada bulan Juni sebesar Rp 5.231.034,- pada bulan Juli sebesar Rp 7.398.172,- dan pada bulan Agustus sebesar Rp 8.896.847,-. Jumlah persediaan minimum yang harus dimiliki perusahaan pada bulan Juni sebesar 3.839 Kg, bulan Juli sebesar 4.441 Kg dan pada bulan Agustus sebesar 2.136. titik pemesanan kembali pada bulan Juni sebesar 19.113 Kg, bulan Juli 22.222 Kg, dan pada bulan Agustus sebesar 18.156 Kg.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Every company should make their procurement and inventory of materials plan economically in order to make production process goes smoothly and the funds invested in materials inventory are not excessive. However there are many companies that still have not used a more economic materials inventory control. The knowledge of a more economic materials inventory control is needed to execute a perfect control actions. This research therefore has 2 purposes. The first is to analyze the material inventory in Suka Karya Mandiri company that consists of economic order quantity, safety stock, reorder point, and total inventory cost. The second purpose of this research is to analyze the efficiency of cost of material inventories in Suka Karya Mandiri. This research is a case study research conducted in Suka Karya Mandiri company that is located in Gumelar village, Gumelar district, Banyumas regency. This research started from August till October of 2015. The selection of the location of the research is done purposively. The variables that are analyzed are the quantity of material purchases, inventory cost, materials price, purchase frequency, reorder point, lead time, and safety stock. The calculation of analysis method consists of Economic Order Quantity, Total Inventory Cost, Reorder Point, Safety Stock. The result of this research shows that the calculation of materials inventory control with EOQ method is economically better, proven by the total inventory cost using EOQ method which is smaller than the total inventory cost using the company initial method. The difference of total cost in june is Rp 5.231.034,- ,Rp 7.398.172,- in july, and Rp 8.896.847,- in august. The minimum amount of inventory of the company in june is 3.839 Kg, 4.441 Kg in july, and 2.136 in august. Reorder point in june is 19.113 Kg, 22.222 Kg in july, and 18.156 Kg in august.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save