Home
Login.
Artikelilmiahs
13696
Update
NABELA AZAHRA
NIM
Judul Artikel
PENGARUH EPILEPSI TERHADAP GANGGUAN PERILAKU PADA ANAK DI KLINIK RAWAT JALAN RSUD PROF. DR. MARGONO SOEKARJO
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Latar Belakang : Prevalensi Epilepsi pada anak cukup tinggi di dunia, terutama di negara berkembang seperti Indonesia. Epilepsi merupakan suatu kondisi kronik yang dapat berpengaruh pada perilaku anak dan hal tersebut dapat mempengaruhi kualitas hidup anak. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan proporsi gangguan perilaku pada anak dengan epilepsi dibandingkan dengan anak non-epilepsi di Klinik Rawat Jalan RSUD Prof. Dr. Margono Soekarjo. Metode : Penelitian dilakukan pada 27 Oktober 2015 - 12 Desember 2015, didapatkan masing-masing 32 sampel pada kelompok epilepsi dan kelompok kontrol. Desain penelitian ini adalah cross sectional. Screening gangguan perilaku menggunakan Pediatric Symptom Scale-17 (PSC-17). Analisis bivariat dilakukan dengan uji Chi-Square untuk melihat apakah ada pengaruh epilepsi terhadap gangguan perilaku. Hasil : Dari 64 subjek, didapatkan 40,63% anak dengan epilepsi mengalami gangguan perilaku dan hanya 9,38% anak non-epilepsi (PR 6,61 ; CI 95% 1,66 sd. 26,35). Perbedaan proporsi yang signifikan juga ditemukan pada gangguan perilaku internalisasi (PR 10,3; CI 95% 1,20 sd. 88,36), gangguan eksternalisasi (PR 6,81; CI 95% 1,35 sd. 34,27), dan ganggguan perhatian (PR 9,00; CI 95% 1,82 sd. 44,59). Analisis bivariat juga menunjukan durasi kejang <15 menit berperan sebagai faktor protektif terhadap gangguan perilaku (PR 0,296; CI 95% 0,17 sd. 0,53). Kesimpulan : penelitian ini menunjukkan terdapat perbedaan proporsi gangguan perilaku yang lebih tinggi pada anak dengan epilepsi dibandingkan dengan anak non-epilepsi.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Background : the prevalence of epilepsy in children was relatively high, especially in developing countries like Indonesia. Epilepsy is a chronic disorder affecting child’s behavior which affects their quality of life. The objective of this study was to investigate the proportion of behavioral problems in children with epilepsy compared with non-epilepsy in outpatient’s clinic RSUD Prof. Dr. Margono Soekarjo. Method : this study was conducted on October 27 – December 12, 2015 with the total of 32 samples in both epilepsy and control group. This was a cross-sectional study. Screening of behavioral problems was done using Pediatric Symptom Scale-17 (PSC-17). Bivariate analysis was conducted using Chi-Square test to find out whether there is strong correlation between epilepsy and behavioral problems. Result : out of 64 samples studied, 40.63% children with epilepsy had behavioral problems and only 9.38% children from control group (PR 6.61 ; 95% CI 1.66-26.35). The proportion was significantly different in internalization problems, externalization problems (PR 6.81 ; 95% CI 1.35-34.27), and attention disorder (PR 9.00 ; 95% CI 1.82-44.59). Bivariate analysis also showed that duration of seizure of <15 minutes is protective factor of behavioral problems (PR 0.296 ; 95% CI 0.17-0.53). Conclusion: this study showed that the proportion of behavioral impairment was significantly higher in children with epilepsy compared to non-epilepsy.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save