Home
Login.
Artikelilmiahs
13638
Update
PRASETYO SENJA HARDIANA
NIM
Judul Artikel
KARAKTERISTIK ENDAPAN TSUNAMI DAN STUDI PRESERVASI MOLUSKA DAN FORAMINIFERA DAERAH MALINGPING DAN SEKITARNYA, KABUPATEN LEBAK, PROVINSI BANTEN
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Daerah Malingping dan sekitarnya menurut Peta Geologi Regional Lembar Cikarang termasuk pada Endapan Undak Pantai (Qc) yang terdiri dari kerikil, pasir, lempung, rombakan batugamping koral atau cangkang moluska. Bila pada masa lampau pantai purba daerah ini memiliki cangkang moluska, maka tsunami akan mengeruk dan membawanya sebagai material yang diendapkan pada endapan tsunami. Untuk mengetahui karakteristik endapan tsunami daerah ini digunakan beberapa metode analisis antara lain, analisis granulometri, analisis Lost on ignation (LOI) dan analisis mikrofauna. Ketidakhadiran foraminifera dan moluska dalam endapan paleotsunami mengindikasikan adanya faktor-faktor tertentu yang mempengaruhi ketidakhadirannya. Endapan tsunami bisa saja pada mulanya mengandung foraminifera dan moluska tetapi kemudian menghilang akibat proses-proses tafonomi. Studi preservasi moluska dan foraminifera penting dilakukan untuk mengungkap penyebab ketidakhadiran dan tingkat preservasi foraminifera dan moluska pada endapan tsunami. Metode yang digunakan adalah eksperimen. Metode ini dilakukan sebagai pendekatan dan kegiatan rekayasa terhadap moluska dan foraminifera dengan larutan dan tanah asam guna mengetahui pengaruh keasaman tanah terhadap tingkat preservasi moluska dan foraminifera. Hasil dari eksperimen menunjukan bahwa keasaman tanah dan cangkang moluska dan foramifera saling mempengaruhi satu sama lain.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Malingping area and surrounding by Cikarang Regional Geological Map Sheet including the steps Coastal Sediment (Qc) consisting of gravel, sand, clay, limestone debris of coral or shells of molluscs. If in the past the region has ancient beach shells of mollusks, the tsunami would dredge and carry it as a material deposited in tsunami deposits. To determine the characteristics of tsunami deposits in this region, several methods used to analize, among others, granulometri analysis, analysis of Lost on ignation (LOI) and mikrofauna analysis. Absence of foraminifera and molluscs in Paleotsunami sediment indicate certain factors that affect his absence. Tsunami deposits may initially contain foraminifera and molluscs but then disappears as a result of the tafonomi processes. Molluscs and foraminifera preservation studies are necessary to uncover the causes of absenteeism and the level of preservation of foraminifera and molluscs on tsunami deposits. The method used was experimental. This method is done as an approach and engineering activities to molluscs and foraminifera with acidic soil solution and soil acidity in order to determine the effect on the level of preservation of mollusks and foraminifera. Results of the experiments showed that the acidity of the soil and the shells of molluscs and foramifera influence each other.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save