Home
Login.
Artikelilmiahs
13628
Update
AZIS KURNIAWAN
NIM
Judul Artikel
DAMPAK AKTIVITAS PARIWISATA PANCURAN TUJUH PADA KESEJAHTERAAN SOSIAL MASYARAKAAT DESA KETENGER KECAMATAN BATURRADEN KABUPATEN BANYUMAS
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Aktivitas Pariwisata memiliki dampak multiplier effect pada aktivitas sektor lain. Dengan adanya multiplier effect diharapkan aktivitas pariwisata dapat memberi kontribusi yang positif pada sektor – sektor lain khususnya yang menyangkut kesejahteraan sosial untuk membantu meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Negara juga telah mengkonstitusionalkan tujuan penyelenggaraan pariwisata yang tertuang dalam Undang –Undang RI Nomor 10 Tahun 2009 Tentang Kepariwisataan yang memiliki tujuan meningkatkan pertumbuhan ekonomi; meningkatkan kesejahteraan rakyat; menghapus kemiskinan; mengatasi pengangguran; melestarikan alam, lingkungan, dan sumber daya; memajukan kebudayaan; mengangkat citra bangsa; memupuk rasa cinta tanah air; memperkukuh jati diri dan kesatuan bangsa; dan mempererat persahabatan antar bangsa. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan mengenai kontribusi yang diberikan dari adanya aktivitas pariwisata di Pancuran Tujuh pada kesejahteraan sosial masyarakat Desa Ketenger Kecamatan Baturraden Kabupaten Banyumas. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologis. Fokus dalam penelitian ini adalah kesejahteraan sosial yang tersusun dari empat aspek, di antaranya lapangan pekerjaan, pendidikan, infrastruktur, hubungan sosial masyarakat. Dari hasil penelitian diperoleh bahwa aktivitas pariwisata di Pancuran Tujuh telah memberi berbagai kontribusi pada kesejahteraan sosial masyarakat Desa Ketenger Kecamatan Baturraden Kabupaten Banyumas. Kontribusi tersebut dapat dilihat dalam beberapa aspek, di antaranya lapangan pekerjaan, pendidikan, infrastruktur, dan hubungan sosial masyarakat. Pada aspek lapangan pekerjaan aktivitas pariwisata di Pancuran Tujuh telah memberi kesempatan pada masyarakat untuk berpartisipasi menjadi pelaku usaha di Pancuran Tujuh. Dalam aspek pendidikan aktivitas pariwisata Pancuran Tujuh telah memberi pengetahuan baru mengenai dunia pariwisata pada masyarakat melalui berbagai bentuk pelatihan dan bimbingan yang diadakan oleh pengelola obyek wisata/ PT Palawi Risorsis Baturraden. Pada aspek infrastruktur aktivitas pariwisata mampu merangsang inisiatif masyarakat untuk membangun infrastruktur baik yang berhubungan dengan pengembangan obyek wisata maupun yang berhubungan dengan pembangunan desa. Pada aspek hubungan sosial masyarakatnya aktivitas pariwisata berkontribusi menguatkan masyarakat dalam menjaga potensi yang dimiliki desanya, namun di sisi lain juga meningkatkan persaingan dan konflik di antara para pelaku usaha maupun dengan pihak pengelola.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Tourism activity have a multiplier effect to other activity. With the multiplier effect tourism activities are expected to contribute positively to other sectors especially regarding social welfare to help improve quality of life a society. The state also has a constitutional objectives set forth in the tourism operation of law Number 10 of 2009 on Tourism which has the goal of improving economic growth; improve the welfare of the people; eradicating poverty; tackle unemployment; conserving nature, environment, and resources; promoting culture; raise the image of the nation; fostering patriotism; strengthen the identity and unity of the nation; and strengthen friendship among nations. The purpose of this study was to describe the contributions made from the tourism activity in Pancuran Tujuh to social welfare in Ketenger village Baturaden district of Banyumas. The method used is qualitative method with phenomenological approach . The focus in this study was composed of social welfare to four aspects, including employment, education, infrastructure, social relations. The result showed that the tourism activity in Pancuran Tujuh has given a variety of contributions to the social welfare of villagers Ketenger village Baturraden District of Banyumas. Contributions can be seen in several aspects, including employment, education, infrastructure, and social relations. The aspect of employment a tourism activity in Pancuran Tujuh has been given an opportunity to the public to participate become entrepreneurs in Pancuran Tujuh. The educational aspect of tourism activity in Pancuran Tujuh has given new knowledge about the world of tourism to the community through various forms of training and guidance are organized by tourism managers / PT Palawi Risorsis Baturraden. The aspect of infrastructure in tourism activities capable of stimulating a community initiative to build good infrastructure related to the development of tourism as well as those relating to village development. In the aspect of social relations community tourism activities contribute to strengthen the community in maintaining the potential of the village, but on the other hand also increase competition and conflict among businesses and with the manager.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save