Home
Login.
Artikelilmiahs
13600
Update
NENI MULYANI WIDYASTUTI
NIM
Judul Artikel
Kehidupan Buruh Bongkar Muat di Kelurahan Semampir Kecamatan Banjarnegara Kabupaten Banjarnegara
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Buruh bongkar muat merupakan salah satu contoh pekerja di sektor informal. Buruh bongkar muat dalam bekerja dan mempertahankan posisinya, mereka menjalin interaksi sosial antar sesama buruh bongkar muat. Umumnya orang yang bekerja sebagai buruh bongkar muat adalah masyarakat Kelurahan Semampir dengan usia bervariatif, menjadi buruh tidak memerlukan keahlian khusus dan persyaratan bidang akademik sebab yang diutamakan adalah kekuatan fisik dan komitmen untuk bekerja. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan profil kehidupan buruh bongkar muat serta mendeskripsikan interaksi sosial yang terjalin antar sesama buruh bongkar muat di Kelurahan Semampir. Penelitian ini dilakukan di Kelurahan Semampir, Kecamatan Banjarnegara, Kabupaten Banjarnegara. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah metode kualitatif deskriptif. Teknik pengambilan sasaran penelitian adalah purposive sampling. Adapun teknik pengumpulan data yaitu melalui wawancara mendalam dan observasi. Validitas data diperkuat dengan triangulasi data. Proses analisis data menggunakan konsep analisis interaktif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa menjadi buruh bongkar muat merupakan langkah yang tepat bagi sebagian masyarakat Kelurahan Semampir yang belum mendapatkan pekerjaan dan berpendidikan rendah. Interaksi sosial antara buruh bongkar muat terjadi baik di Depo maupun di luar Depo, maka mereka pun pada akhirnya saling mengenal satu sama lain sehingga hubungan yang terjalin diantara mereka bersifat positif yaitu interaksi yang mengarah ke bentuk kerjasama. Implikasi yang diambil dalam penelitian ini adalah perlu diadakan kegiatan-kegiatan yang lebih berguna berupa pelatihan dan keterampilan oleh Dinas Sosial, Tenaga Kerja, dan Transmigrasi untuk meningkatkan kemampuan sehingga dalam jangka panjang dapat meningkatkan taraf hidup buruh bongkar muat.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Manual worker is an example of informal jobs. Manual workers work and keep their position, have social interaction with manual workers. Normally, people who work as manual workers are Semampir village people with various ages. Being manual workers don’t need specific skill and academic requirement because the things that need are physical strength and commitment for work. The purpose of this research is to describe life profile of manual workers in semampir sub-district and social interaction that happens of manual worker in Semampir Sub-District. This research was conducted in Semampir Village, Banjarnegara Sub-District, Banjarnegara Regency. The method used was qualitative-descriptive method. The technique used was purposive sampling. The data collection techniques in this research were in-depth interview and also observation. The data validation in this research was strengthened by triangulation data. Data analysis process used analysis-interactive concept. The result of the research showed that being manual worker is a better choice for them who have not a job and have low-education. Social interaction of manual workers works well in Depo also in out Depo or in daily activity, they know each other; therefore the relationship among them has positive effect that leads to cooperation. The conclusion is it needs to hold activities which are more useful such as; training and skills by the Department of Social Affairs, Labor, and Transmigration to improve the skills; therefore, in long-term can increase their lives.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save