Home
Login.
Artikelilmiahs
13575
Update
DODI RAHMAWAN
NIM
Judul Artikel
ANALISIS KINERJA MODEL GEDUNG TIDAK BERATURAN 5 LANTAI DI WILAYAH BARLINGMASCAKEB PADA KONDISI TANAH SEDANG AKIBAT BEBAN GEMPA SNI 03-1726-2002 DAN SNI 03-1726-2012
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Indonesia merupakan salah satu wilayah dengan tingkat aktivitas gempa bumi tinggi karena merupakan negara yang termasuk ke dalam lingkaran cincin api pasifik dan pertemuan tiga lempeng besar. Kinerja struktur gedung pada daerah rawan gempa sangat penting untuk dicek karena dapat memberikan informasi mengenai dampak dan strategi mitigasi yang harus diterapkan. Barlingmascakeb (Banjarnegara, Purbalingga, Banyumas, Cilacap, dan Kebumen) berdasarkan peta gempa Indonesia termasuk wilayah yang rawan gempa. Perubahan peraturan gempa SNI 2002 ke SNI 2012 berpeluang menyebabkan terjadinya perubahan perilaku struktur gedung. Hasil kajian menunjukan bahwa perubahan peraturan tidak memberi dampak bahaya yang signifikan bahkan cenderung aman. Secara umum telah terjadi penurunan gaya geser dasar dan simpangan tingkat pada semua analisis. Kinerja model struktur masih berada pada fase immediate occupancy (IO) yaitu tidak ada kerusakan struktur, komponen non struktural masih ada di tempat, bangunan tetap berfungsi tanpa adanya perbaikan. Pada analisa nonlinear pushover juga menunjukan distribusi sendi plastis balok terlebih dahulu yang mengalami kehancuran.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Indonesia is one of the areas with a high level of seismicity activity because it is a country that belongs to the circle of the Pacific ring of fire and the confluence of three major plates. Performance of building structures in earthquake-prone areas is very important to be checked because it can provide information on the impact and mitigation strategies should be implemented. Barlingmascakeb (Banjarnegara, Purbalingga, Banyumas, Cilacap and Kebumen) based on seismic maps Indonesia including areas prone to earthquakes. Regulatory changes earthquake ISO 2002 to ISO 2012 likely to cause behavioral changes in the structure of the building. The results showed that the rule change does not impact a significant danger even tend to be safe. In general there has been a decrease in the base shear force and deflection at all levels of analysis. Performance model of the structure is still in the phase of immediate occupancy (IO) that there is no damage to structures, non-structural components still in place, the building continues to function without any improvement. In the nonlinear pushover analysis also shows the distribution of the first beam plastic hinge devastated.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save