Home
Login.
Artikelilmiahs
13554
Update
RATNA JUWITA
NIM
Judul Artikel
FAKTOR-FAKTOR INDIVIDU YANG BERHUBUNGAN DENGAN PERILAKU AMAN (SAFETY BEHAVIOR) PEKERJA BAGIAN PRODUKSI DI PT SURTECKARIYA INDONESIA TAHUN 2015
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Penyebab kecelakaan kerja dapat diakibatkan oleh tindakan pekerja yang tidak aman. Upaya pencegahan kecelakaan kerja dapat dilakukan dengan pendekatan behavior based safety. PT Surteckariya Indonesia merupakan perusahaan yang bergerak dibidang elektroplating. Selama awal 2015 pernah terjadi kecelakaan ringan disebabkan karena pekerja belum bekerja sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP) yang telah ditentukan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor individu yang berhubungan dengan perilaku aman (safety behavior) pekerja bagian produksi di PT Surteckariya Indonesia Tahun 2015. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini merupakan penelitian observasi analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 270 pekerja bagian produksi di PT Surteckariya Indonesia. Sampel sebanyak 40 responden diambil dengan menggunakan teknik purposive sampling. Analisa data yang digunakan adalah analisis univariat dan bivariat dengan menggunakan uji chi-square. Berdasarkan hasil penelitian, mayoritas pekerja memiliki pengetahuan yang baik (67,5%), terampil (72,5%), memiliki motivasi tinggi (52,5%), memiliki disiplin kerja tinggi (82,5%), dan memiliki perilaku aman baik (70%), namun masih terdapat pekerja yang belum menggunakan APD (97,5%). Hasil analisis statistik menujukkan bahwa ada hubungan antara pengetahuan (p 0,000 < α 0,05) dan keterampilan teknis (p 0,001 < α 0,05) dengan perilaku aman pekerja. Penelitian ini menyarankan kepada perusahaan untuk meningkatkan pemahaman pekerja mengenai perilaku aman saat bekerja khusunya penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) saat bekerja.
Abtrak (Bhs. Inggris)
One of the causes of accidents caused by unsafe acts at workers. Behavioral based safety approach is one of the keys to successful accident prevention. PT Surteckariya Indonesia is an electroplating company. During the early 2015 there has been a minor accidents because the worker was not working with Standard Operating Procedures (SOP). This study aimed to determine individual factors that related to worker’s safe behavior at Production Unit PT Surteckariya Indonesia in 2014. This research was analytic survey using quantitative method with a cross-sectional design. The population in this study amounted to 270 workers in Production Unit PT Surteckariya Indonesia. Sample totaled 40 respondents taken by purposive sampling technique. Data analysis were applied in univariate and bivariate used chi-square test. Based the majority of workers have a good knowledge (67.5%), skilled (72.5%), have a high motivation (52.5%), have a high work discipline (82.5%), already have the good behavior (70%) when working, but still there were workers who didn’t use Personal Protective Equipment (PPE) a number of 97,5%. Statistical analysis showed there was a relations between knowledge (p 0.000 <α 0.05) and techical skills (p 0.001 <α 0.005) with safety behavior. The suggestion for this research for the company is to increase the knowledge workers about safety behavior especially the importance of the use a PPE when working.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save