Home
Login.
Artikelilmiahs
13409
Update
MUHAMMAD IQBAL JAFAR
NIM
Judul Artikel
ANALISIS PEMILIHAN MODA TRANSPORTASI UNTUK PERJALANAN KERJA MASYARAKAT DKI JAKARTA (STUDI KASUS KECAMATAN TANAH ABANG KOTA JAKARTA PUSAT)
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Penelitian ini berjudul “Analisis Pemilihan Moda Transportasi Masyarakat DKI Jakarta (Studi Kasus Kecamatan Tanah Abang, Kota Jakarta Pusat)”. Adapun latar belakang penelitian ini adalah Kota Jakarta sebagai kota metropolitan yang merupakan pusat perkembangan ekonomi, pembangunan dan pemerintahan mengakibatkan Kota Jakarta semakin padat, terjadi peningkatan arus urbanisasi, transportasi semakin ramai namun peningkatan prasarana kota dan daya dukung wilayah di pusat kota menurun. Dan kemacetan terjadi disetiap jalan utama yang dilalui para pengkerja baik berdomisili di Jakarta atau yang berasal dari daerah penyangga Kota Jakarta. Namun keadaan transportasi umum di Jakarta dinilai memprihatinkan, lebih banyak masyarakat memilih menggunakan kendaraan pribadi sehingga menambah kemacetan yang ada di Jakarta. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor yang mempengaruhi pemilihan moda transportasi yang digunakan masyarakat. Penelitian ini menggunakan data primer dengan 100 responden. Alat yang digunakan dalam analisis ini adalah uji regresi logistik. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel jenis kelamin dan biaya transportasi secara parsial berpengaruh positif signifikan terhadap pemilihan moda transportasi karena nilai signifikansi untuk untuk kedua variabel tersebut lebih kecil dari 0,10. Nilai signifikansi biaya transportasi sebesar 0,014 dan jenis kelamin sebesar 0,00 dengan nilai koefisien untuk variabel biaya transportasi sebesar 1,422 dan jenis kelamin sebesar 3,253. Variabel jarak berpengaruh negatif signifikan terhadap pemilihan moda transportasi karena nilai signifikansinya sebesar 0,00 lebih kecil dari 0,10 dengan nilai koefisiensi sebesar -1,512. Variabel pendapatan, kemudahan akses, keamanan, kenyamanan dan pendidikan terakhir tidak berpengaruh secara signifikan terhadap pemilihan moda transportasi, karena nilai signifikansinya lebih besar dari 0,10. Variabel jenis kelamin dan jarak menjadi variabel yang paling berpengaruh terhadap pemilihan moda transportasi, karena nilai signifikansinya sebesar 0,00 Berdasarkan hasil penelitian ini, diharapkan pemerintah melakukan kontrol terhadap harga yang ditetapkan pengusaha kendaraan umum dengan menerapkan undang-undang yang mengatur tarip batas bawah dan batas atas ongkos kendaraan umum sehingga dapat mengendalikan ongkos yang harus dibayar masyarakat. Pemerintah juga harus menyediakan kendaraan umum yang saling terintegrasi, menyediakan angkutan umum jarak dekat untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dan menjadi feeder bagi angkutan umum jarak jauh. Pemerintah juga harus memperhatikan aspek keamanan dan kenyamanan seperti menyediakan pendingin udara dalam kendaraan umum dan menambah jumlah armada yang ada sehingga jeda kedatangan armada tidak menunggu lama
Abtrak (Bhs. Inggris)
This research, entitled "Analysis of DKI Jakarta Citizens Transportation Mode Selection (Case Study Tanah Abang District, Central Jakarta). The background of this research is Jakarta as a metropolitan city, which is the center of economic and development growth, also as the center of government, causing Jakarta become more crowded, with the increase of urbanization flow and the number of transportation vehicles, yet still lack of infrastructrure development, yielding decline of support to Jakarta downtown area. Traffic congestion occurs in every main road which is passed by workers, whether they domiciled in Jakarta, or from Jakarta buffer zone. However, the less than apropriate Jakarta public transportation state, causing most of the citizens still prefer to use private vehicles, which worsen Jakarta traffic congestion. The aim of this research is to determine the factors that influenced the selection of transportation mode used by citizens. This research uses primary data with 100 respondents, The tools being used in this research is logistic regression test. Based on the result of the research, shows that partially only gender and transportation cost variable that influenced positively significant impact on the selection of transportation mode due to the significant value for both variables is smaller than 0,10. The significant value of transportation cost amounting to 0,014 and gender of 0,00 with a coefficient value for the variable transport costs amounting to 1,422 and 3,253 for gender variable. The distance variable negatively significant impact on the selection of transportation modes because the significant value of 0,00 is smaller than 0,10 with a coefficient value of -1,512. Variable income, ease of access, safety, comfort and educational level does not significantly affect the selection modes of transport, because of its significance value greater than 0.10. Gender variable and the distance partially be the most influential variables on the selection of transportation modes, because the significance value of 0.00. Based on this research, it is expected that the government taking control of the transportation cost that being set by the provider, by declaring laws that regulate upper and lower limit of the public transportation cost to control the fees that should be paid by the citizens. The government should also provides integrated public transportation, short distance public transportation to fulfill citizens need, which also act as feeder to long distance public transportation. And the government should also pay attention to the safety and comfort aspects with providing air conditioned public transportation and increase the number of the existing fleet to reduce the waiting time.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save