Home
Login.
Artikelilmiahs
13372
Update
WINA PRATIWI NUGRAHANI
NIM
Judul Artikel
PERILAKU SOSIAL OWA JAWA (Hylobates moloch) DI PUSAT PRIMATA SCHMUTZER
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Owa jawa (Hylobates moloch) merupakan satu-satunya jenis kera kecil (small apes) yang terdapat di pulau Jawa. Owa jawa oleh IUCN (International Union for Conservation of Nature) dikategorikan dalam status “endangered” (terancam punah) sejak tahun 2008. Owa Jawa merupakan primata endemik Pulau Jawa yang unik sehingga menarik untuk diteliti lebih mendalam tentang perilaku sosialnya. Owa Jawa yang hidup berkelompok menghabiskan sebagian besar hidupnya dengan berinteraksi satu sama lain dengan anggota keluarganya maupun dengan kelompok Owa yang lain. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perilaku sosial yang muncul dan frekuensi manakah yang tertinggi dari Owa jawa di kawasan rekreasi Pusat Primata Schmutzer, Taman Margasatwa Ragunan. Penelitian ini dilakukan dengan mengamati perilaku sosial Owa jawa dan dilakukan selama satu bulan. Metode yang digunakan adalah survei. Pengambilan data dilakukan dengan teknik Ad Libitum Sampling dan Focal Animal Sampling. Analisis data yang digunakan secara deskriptif dalam bentuk persentase dan selanjutnya diinterpretasikan lalu diuji dengan analisis ragam uji F dan uji lanjut BNT. Penelitian dilakukan pada empat individu Owa Jawa yaitu Atet (Jantan dewasa), Ula (betina dewasa), Adul (Jantan remaja) dan Kasih (Betina anak). Hasil penelitian perilaku sosial Owa jawa di Pusat Primata Schmutzer adalah menelisik (grooming), bersuara (vocalisasi), bermain (playing), duduk berdekatan (huddle), mengikuti (follow) dan perilaku kasih sayang (affection). Frekuensi dan durasi untuk tiap individu sebagai berikut Jantan dewasa 0,64% dan 0,09 menit untuk grooming, 1,75% dan 0,23 menit untuk playing, 0,27% dan 0,04 menit untuk follow; Betina dewasa 1,67% dan 0,22 menit untuk grooming, 1,29% dan 0,08 menit untuk vocalisasi, 10,74% dan 0,80 menit untuk playing, 6,20% dan 0,72 menit untuk duduk berdekatan, 1,57% dan 0,22 menit untuk follow, 4,90% dan 0,55 menit untuk perilaku kasih sayang; Jantan remaja 0,44% dan 0,16 menit untuk grooming, 0,27% dan 0,01 menit untuk vocalisasi, 13,56% dan 0,88 menit untuk playing; Betina anak 0,27% dan 0,01 menit untuk grooming, 0,37% dan 0,02 menit untuk vocalisasi, 33,45% dan 0,94 menit untuk playing, 5,18% dan 0,55 menit untuk duduk berdekatan, 5,18% dan 0,59 menit untuk follow, 2,40% dan 0,29 menit untuk perilaku kasih sayang. Hasil analisis ragam dan uji lanjut BNT adalah frekuensi tertinggi dan durasi terlama perilaku sosial Owa Jawa adalah aktivitas bermain Owa Jawa induk betina dan anaknya. Kata kunci: Owa jawa, Perilaku Sosial, Schmutzer
Abtrak (Bhs. Inggris)
Javan gibbon is the only species of lesser apes distributed in Java Island. Javan gibbon (Hylobates moloch) is categorized in the status of "endangered" since 2008 by IUCN (International Union for Conservation of Nature). Javan Gibbon is endemic primate in Java which behavior is unique then interesting to study more about their social behavior. Java gibbons that live in groups, spent most of his life by interacting with each other in family members and with other groups of gibbons. The purpose of this study was to determine the social behavior emerged and which of the highest frequency of Javan gibbon in the recreational area Schmutzer Primate Center, Ragunan Zoo. This research was conducted by observing the social behavior of Javan gibbon and conducted for one month. The method used was survey. Data collection was performed by using Ad Libitum and Focal Animal Sampling. Analysis of the data used descriptively in the form of a percentage, and then interpreted then tested by analysis of variance F test and a further test BNT. The result showed social behavior in Java gibbon in Schmutzer Primate Center is a grooming, vocalisasi, playing, huddle, follow and affection. Frequency and duration for each individual are Atet 0.64% and 0:09 minutes for grooming, 1.75% and 0.23 minutes for playing, 12:27% and 12:04 minutes to follow; Ula 1.67% and 0.22 minutes for grooming, 1:29% and 0:08 minutes for vocalisasi, 10.74% and 0.80 minutes for playing, 6.20% and 0.72 minutes to sit close together, 1.57% and 0.22 minutes to follow, 4.90% and 0.55 minutes for the affection; Adul 12.44% and 12.16 minutes for grooming, 12.27% and 12:01 minutes for vocalisasi, 13.56% and 0.88 minutes for playing; Kasih 12.27% and 12:01 minutes for grooming, 12:37% and 12.02 minutes for vocalisasi, 33.45% and 0.94 minutes for playing, 5.18% and 0.55 minutes to huddle, 5.18% and 0:59 minutes to follow, 2.40% and 0.29 minutes for the affection. The results of analysis of variance and a further test BNT is the highest frequency and duration of the longest social behavior is a activity playing the mother and her child. Keywords: Owa Jawa, Social Behavior, Schmutzer
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save