Home
Login.
Artikelilmiahs
13355
Update
PURI RUJIPURWANTI
NIM
Judul Artikel
Faktor-Faktor Risiko Obesitas Sentral pada Pengemudi Angkutan Kota di Purwokerto
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Pengemudi angkutan kota merupakan jenis pekerjaan jasa dengan aktivitas fisik rendah sehingga berisiko untuk mengalami obesitas sentral. Ada faktor lain yang juga berpengaruh terhadap kejadian obesitas sentral seperti umur, tingkat pendidikan, status perkawinan, lama menjadi pengemudi, jam kerja, pengeluaran konsumsi makan, dan tingkat konsumsi gizi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor risiko obesitas sentral pada pengemudi angkutan kota di Purwokerto. Desain penelitian yang digunakan adalah cross sectional. Subjek penelitian adalah pengemudi angkutan kota di Purwokerto berjumlah 47 orang yang dipilih dengan teknik accidental sampling. Analisis data meliputi univariat dan bivariat uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan 42,6% pengemudi angkutan kota di Purwokerto mengalami obesitas sentral. Faktor yang berhubungan dengan obesitas sentral adalah umur ( nilai p = 0,031), sedangkan faktor yang tidak berhubungan dengan obesitas sentral adalah tingkat pendidikan, status perkawinan, lama menjadi pengemudi, jam kerja, durasi olah raga, pengeluaran konsumsi makan, tingkat konsumsi energi, karbohidrat, protein, lemak, dan serat (nilai p ≥ 0,05). Pengemudi angkutan kota yang berumur ≥40 tahun dianjurkan cukup beraktivitas fisik untuk mencegah peningkatan kejadian obesitas sentral.
Abtrak (Bhs. Inggris)
City transport drivers are service job what have low physical activity thus risk to be central obesity. The incidence of central obesity was affected also by factors such as age, educational level, marital status, years of driving, working hours, food consumption expenditure, and food consumption level. The study to determine risk factors of central obesity among city transport drivers in Purwokerto. This study used cross sectional design. Subjects were 47 city transport drivers in Purwokerto, selected by accidental sampling technique. Data analysis comprised univariat and bivariat chi square. The result showed that 42,6% respondents were central obesity. Age was factor associated with central obesity (p value = 0,031). Educational level, marital status, years of driving, working hours, duration of exercise, food consumption expenditure, consumption level of energy, carbohydrat, protein, fat, and fiber were not statistically significant relating with central obesity (p value ≥ 0,05). City transport drivers aged ≥ 40 years were encouraged enough physical activity to prevent cental obesity.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save