Home
Login.
Artikelilmiahs
13338
Update
TEGUH TRIYONO
NIM
Judul Artikel
Peran Remaja Dalam Melestarikan Kesenian Tradisional “ Ebeg” di Desa Karangnangka, Kecamatan Bukateja, Kabupaten Purbalingga
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Penelitian ini berjudul “Peran Remaja Dalam Melestarikan Kesenian Tradisional “ Ebeg” di Desa Karangnangka, Kecamatan Bukateja, Kabupaten Purbalingga”. Ruang lingkup dari penelitian ini adalah Sistem Sosial Budaya Indonesia (SSBI). Antusias remaja di Desa Karangnangka dalam melestarikan kesenian ebeg sangat tinggi, berbanding terbalik dengan sebagian besar remaja saat ini yang lebih mencintai dan tertarik terhadap budaya modern bahkan budaya asing. Kurangnya minat remaja terhadap kesenian tradisional dapat dilihat dari penelitiaan-penelitian yang ada di berbagai sumber. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif. Metode pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan sasaran utama adalah remaja pemain ebeg di Desa Karangnangka yang sudah bergabung dengan kelompok ebeg “Ngesti Budaya” selama lebih dari satu tahun dan berusia 15-21 tahun, sasaran pendukung penelitian ini adalah ketua kelompok ebeg “Ngesti Budaya”serta remaja penonton kesenian ebeg di Desa Karangnangka. Berdasarkan hasil penelitian motivasi remaja pemain ebeg adalah pelestarian kesenian, dorongan dari lingkungan dan ekonomi. Remaja yang berperan dalam pelestarian kesenian ebeg bukaan hanya pemain yang aktif dalam kelompok tersebut tetapi juga para remaja yang sering melihat dan menggemari pertunjukan ebeg. Makna indhang bagi pemain ebeg merupakan suatu hal yang sakral dimana mereka berinteraksi langsung dan bekerjasama dengan mahluk ghaib, sedangkan makna indhang bagi para penonton, masuknya indhang di puncak acara merupakan hal yang menarik dan tidak dapat dipisahkan dari pertunjukan ebeg. Implikasi dari penelitian ini adalah perhatian dari berbagai pihak baik pemerintah maupun masyarakat, remaja harus lebih mengenal kesenian yang berasal dari daerah sendiri agar dapat mencintai kesenian tersebut. Indhang memang saat kental dengan mahluk ghaib namun bukan berarti pemain ebeg menyembah mahluk tersebut. Kesenian ebeg seharusnya bisa mengikuti perkembangan zaman dalam pementasanya agar lebih menarik dan dapat diterima oleh remaja modern di Indonesia. Kata kunci : Peran Remaja, Kelompok Ebeg
Abtrak (Bhs. Inggris)
This study, entitled "The Role of Youth InPreservingTraditional Arts"Ebeg"in the village of Karangnangka, District Bukateja, Purbalingga". The scopeofthis study is theSocio-CulturalSystems of Indonesia(SSBI). Enthusiasticteenagersin the villageof Karangnangkain preservingthe arts ofebegis veryhigh, inverselywith mostteenagers todayaremore lovingandinterested in modern culture evenforeign culture. Lack of interestof teenagers towardstraditional artscan be seenfrom research invarious sources. The method used in this research is qualitative descriptive. The sampling method using purposive sampling with the main target was a teenager in the Karangnangka village ebeg players who have joined in "Ngesti Budaya" ebeg group for more than one year old and 15-21 years old, the goal of this research is supporting the group's chairman "Ngesti Budaya" and teen audience in the village of Karangnangka ebeg art. Based on the research results ebeg player adolescent motivation is the preservation of the arts, the encouragement of environmental and economic. Teenagers who play a role in the preservation of art ebeg openings only players who are active in the group but also teenagers who are often seen and enjoyed the show ebeg. Indhang meaning for players ebeg is a sacred thing in which they interact directly and in cooperation with supernatural beings, whereas indhang meaning for the audience, at the peak of the influx indhang is interesting and can not be separated from the ebeg show. The implication ofthis studyis theconcernofvariousparties, bothgovernment and society, young people mustbefamiliar withthe artthat comesfrom the regionitselfin order tolove thearts.Indhangwascurrentlysteeped insupernaturalbeings, but that does not meanthe playerebegworshipthese creatures. Ebegartshould be able tokeep upwith the timesinthe playto make it moreattractiveand acceptablebymodernteenagersinIndonesia. Keywords : Role of Youth, Group “Ebeg”
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save