Home
Login.
Artikelilmiahs
13220
Update
ANDIKA BOWO TRILAKSONO
NIM
Judul Artikel
Pola Penjualan Tebu Oleh Petani di Kabuparten Purbalingga
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Meningkatnya kebutuhan gula nasional sangat mempengaruhi pengembangan perkebunan tebu. Kabupaten Purbalingga salah satu kabupaten di Jawa Tengah yang sedang mengembangkan perkebunan tebu. Semakin besar permintaan masyarakat akan gula maka petani penghasil tebu harus meningkatkan hasil produksinya agar permintaan terpenuhi. Pola penjualan tebu menentukan petani dalam memperoleh pendapatan. Tujuan penelitian ini 1)mengetahui pertimbangan apa saja yang digunakan petani dalam menentukan pola penjualan. 2) mengetahui pendapatan dan perbedaan pendapatan petani yang menjual ke pabrik dengan petani yang menjual ke pedagang secara bobot. Penelitian ini dilaksanakan di Kabupaten Purbalingga pada bulan Januari - Maret 2015. Rancangan pengambilan sampling menggunakan Two Stage Cluster Sampling. Jumlah sample yang digunakan sebanyak 44 petani. Metode Analisis menggunakan uji beda, bahwa terdapat perbedaan pendapatan antara petani yang menggunakan pola penjualan ke pedagang dengan petani yang menggunakan pola penjualan ke pabrik gula. Pendapatan Petani yang menjual ke pabrik gula dengan sistem pembayaran beli putus sebesar Rp 6.501.253 dan dengan giling pabrik sebesar Rp2.254.944. Petani yang menggunakan pola penjualan ke pedagang mengalami kerugian sebesar Rp4.475.964, karena harga yang diterima petani terlalu rendah. Selain itu, petani memilih pola ini karena petani tidak ingin tebu miliknya tidak tertebang. Tidak tertebangnya tebu milik petani di Kabupaten Purbalingga karena tenaga tebang masih sangat terbatas sehingga petani kesulitan dalam mencari tenaga tebang. Pemilihan pola menjual ke pedagang, petani tidak perlu menyediakan tenaga tebang dan tebunya sudah pasti tertebang. Pertimbangan petani dalam memilih pola penjualan ke pedagang dengan proporsi: Biaya tebang 22,73% , Ketersediaan tenaga kerja tebang 27,27%, Jarak Angkut tebu 9,09%, praktis dan cepat memperoleh pendapatan 36,36% dan luas lahan 4,55%. Sedangkan pola penjualan ke pabrik gula dengan proporsi: Harga gula 90,91% dan luas lahan 9,09%.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Increasing needs of national sugar deeply affect the development of the sugar cane plantations. Purbalingga one district in central java are developing sugarcane. Bigger demand will then producing sugar cane farmers have to increase production demand so that the results fulfilled. The sales cane determine farmers through earn income. The purpose of this research 1) knowing what considerations used by farmers in determining the pattern of sales, 2) know the income and differences income of farmers are sell to the factory by the farmers are sell to traders in weight. This research was conducted in Purbalingga in January until March 2015. The design of sampling using Two Stage Cluster Sampling. The samples used were 44 farmers. The analysis methods using different test, that there is a difference between the income of farmers using the pattern of sales to traders and farmers who use the sales pattern to the sugar factory. Revenue farmers are sell to the sugar factory with a system of outright payment of Rp 6.501.253, and the milling factory at Rp2.254.944. Farmers are using patterns of sales from a loss of Rp4.475.964, because the price received by farmers is too low. Farmers choose this pattern because farmers don’t want to cane his not in cut down. Not in cutting sugar cane from farmers in Purbalingga because labor cutting is still very limited so farmers difficulties in finding a labor cutting. Selection of pattern sell to traders, farmers don’t need to provide labor cutting and sugarcane is definitely on the cutting. Consideration of farmers in choosing the pattern of sales: cost cutting 22,73%, availability of labor cutting 27,27%, transport distance of sugarcane 9,09%, Practical and quickly earn income 36,36%, and land area 9,09%. While pattern of sales to the sugar factory proportions: selling price 90,91% and land area 9,09%
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save