Home
Login.
Artikelilmiahs
13182
Update
AKHMAD MAULUDIN FARHAN
NIM
Judul Artikel
STUDI KARAKTERISTIK BATUBARA SEBAGAI BATUAN INDUK HIDROKARBON FORMASI BALIKPAPAN DAN KAMPUNGBARU DI CEKUNGAN KUTAI, KALIMANTAN TIMUR
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Daerah penelitian secara administrasi mencakup wilayah Kabupaten Kutai Kertanegara Kecamatan Loajanan dan Kabupaten Penajam Paser Kecamatan Penajam Paser Utara, Propinsi Kalimantan Timur. Secara geografis berada pada koordinat 0°32'48'' LU - 1°6'32'' LS dan 116°51'32'' BB - 117°8'17'' BT. Daerah penelitian termasuk ke dalam Cekungan Kutai. Secara litologi hampir semua pengisi cekungan ini mengandung kuarsa, batulempung, batulanau dengan sisipan batubara yang diendapkan dalam lingkungan delta dan dipengaruhi oleh tektonik. Secara geologi pengisi Cekungan Kutai terdiri atas Formasi Pamaluan, Pulubalang, Balikpapan dan Kampungbaru dan Aluvial, berumur Oligosen – Holosen. Formasi pembawa batubara daerah telitian adalah, Balikpapan dan Kampungbaru. Pengambilan contoh pada Formasi Balikpapan terdapat 4 sampel contoh outcrop dan Formasi Kampungbaru terdapat 5 sampel outcrop. Parameter kualitas yang digunakan adalah kadar abu, kandungan sulfur dan nilai kalori serta nilai reflektansi vitrinit. Dari hasil analisis proksimat menunjukkan nilai masing-masing Formasi Balikpapan dan Formasi Kampungbaru untuk kandungan abu 29,19%-11,68%, sulfur 5,21%-0,706%, dan nilai kalori 4531 kal/gr-5108,6 kal/gr, serta nilai reflektansi vitrinit 0,425%-0,376.%, yang termasuk kelas sub-bituminous. Lingkungan pengendapan pada masing masing Formasi Balikpapan dan Formasi Kampungbaru adalah lower delta plain dan transitional delta plain. Batubara pada daerah penelitian termasuk dalam kategori batuan induk belum matang. Berdasarkan nilai HI yang berkisar 184-695 yang berpotensi menghasilkan minyak dan minyak & gas. Namun nilai Tmax di daerah penelitian untuk semua contoh batuan hanya 385-4160C yang masih immature. Tipe kerogen dominan yang dihasilkan pada daerah penelitian yaitu tipe II yang berasal dari membran tumbuhan seperti spora, pollen dan kutikula daun.
Abtrak (Bhs. Inggris)
The study area is located in Kutai Kertanegara District of Loajanan and Penajam Paser District of North Penajam Paser, East Kalimantan Province at coordinates 0° 32' 48'' LU - 1° 6' 32'' LS and 116° 51' 32'' BB - 117° 8' 17'' BT. The study area included in the Kutai Basin which almost filled by quartz, claystone, siltstone with inset coal deposited in the delta environment that are influenced by tectonic. The geology consists of Kutai Basin are Pamaluan, Pulubalang, Balikpapan and Kampungbaru Formations and Alluvial, which aged Oligocene - Holocene. Coal bearing formation in the study area are Balikpapan and Kampungbaru Formations. There are 9 outcrop samples in study area which is 4 samples from Balikpapan Formation and 5 samples from Kampungbaru Formation. Quality parameters are using ash content, sulfur content and calorific value and the value of vitrinite reflectance. From the proximate analysis results show the value of each Balikpapan and Kampungbaru Formations which are contained 29.19% -11.68% of ash content, 5.21% -0.706% of sulfur, 4531 cal/g-5108.6 cal/g of calorific value, and 0.425% -0.376.% of vitrinite reflectance which belongs to the class of sub-bituminous. Depositional environment at each Balikpapan and Kampungbaru Formations is lower delta plain and transitional delta plain. Coal in the study area included as immature source rock. Based on the value in the range 184-695 HI, samples are potentially produce oil and oil & gas. However, the value of Tmax in the study area for all samples only 385°-416°C are still immature. The dominant type of kerogen in the study area is type II which membrane derived from plants such as spores, pollen and leaf cuticle.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save