Home
Login.
Artikelilmiahs
13156
Update
SUMAYYAH ASYSYAHIDAH
NIM
Judul Artikel
KERUSAKAN BIJI KACANG HIJAU DARI BEBERAPA PASAR DI KOTA PURWOKERTO AKIBAT INFESTASI HAMA KUMBANG Callosobuchus chinensis L.
Abstrak (Bhs. Indonesia)
ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk a). mengetahui tingkat kerusakan biji kacang hijau yang disimpan di kios di beberapa pasar di Kota Purwokerto, b). Mengetahui populasi kumbang yang muncul dari biji kacang hijau yang dijajakan/disimpan disimpan di berbagai kios di beberapa pasar di Kota Purwokerto. Penelitian dilaksanakan di Laboratorium Perlindungan Tanaman Fakultas Pertanian Universitas Jenderal Soedirman Purwokerto. Penelitian dilaksanakan pada bulan April-Mei 2015. Penelitian menggunakan metode survei dengan pola acak sederhana (simple random sampling) pada tiga kios di beberapa pasar wilayah di Kota Purwokerto (Pasar Wage, Pasar Cerme, Pasar Pon, Pasar Manis, dan Pasar Karanglewas). Sampel biji kacang hijau diambil secara acak pada lima pasar, tiap pasar diambil tiga kios (penjual) secara acak yang menjual biji kekacangan termasuk kacang hijau. Tiap kios diambil secara acak tiga sampel biji kacang hijau, tiap sampel ditimbang sebanyak 500 g. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kerusakan biji kacang hijau dari 5 sampel pasar yaitu kisaran 0,22-21,22%. Untuk pengamatan di Pasar Wage dan Karanglewas lebih banyak diserang oleh hama tersebut dibandingkan dengan pasar sampel lainnya. Biji kacang hijau di Pasar Pon paling sedikit terserang oleh hama C. chinensis. Hasil menunjukkan intensitas serangan hama yang berbeda nyata di Pasar Wage. Kemunculan kumbang menunjukkan bahwa kumbang hidup pada biji kacang hijau dan makanan tersebut cocok untuk perkembangan kumbang. Populasi imago hama yang muncul berkisar 0-21 kumbang. Susut bobot biji yang tertinggi dijumpai pada biji kacang hijau di Pasar Cerme. Parasitoid yang ditemukan pada biji kacang hijau yang terserang kumbang adalah Dinarmus basalis dengan populasi beragam dari 0-17 dengan rerata 0,14-0,67 pada berbagai pasar.
Abtrak (Bhs. Inggris)
ABSTRACT This study aims to a) know the extent of damage mung bean seeds stored at stall in several markets in Purwokerto, b). know the population of beetles that emerge from the mung beans are sold / stored in various stall in several markets in Purwokerto. Research conducted at the Laboratory of Plant Protection, Faculty of Agriculture, University Jenderal Soedirman Purwokerto. The research was conducted in April-May 2015. The study used a survey method research using survey method with (simple random sampling) on three stall in several market areas in Purwokerto at Purwokerto Markets (Wage, Cerme, Pon, Manis, and Karanglewas). Bean seed samples were taken randomly in five markets, each market taken three stalls (sellers) randomly which sells seeds of mung beans. Each stall was taken randomly three samples of mung beans, each sample was weighed 500 g. The results showed that the level of damage to mung beans from 5 samples at a range of 0.22 to 21.22%. For observations in the market Wage and Karanglewas more attacked by these pests compared with other market samples. Mung beans in market Pon least C.chinensis attacked by pests. Results showed that the intensity of pest attacks significantly different. 2). The emergence of the beetle showsed that the beetle lives on mung beans and the food was suitable for the development of the beetles. Adult pest populations ranging from 0-21 beetles emerge. 3). The highest seed weight loss found in mung beans in Pasar Cerme and significantly different from the other stall. 4). Parasitoids found in mung beans were attacked by beetles C.chinensis vary from 0-17 with a mean of 0.14 to 0.67.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save