Home
Login.
Artikelilmiahs
13153
Update
WITO
NIM
Judul Artikel
KELAYAKAN USAHATANI BENIH KEDELAI (Studi Kasus: Kebun Benih Palawija Kalicacing Kabupaten Banjarnegara)
Abstrak (Bhs. Indonesia)
RINGKASAN Ketersediaan kedelai nasional pada tahun 2014 mengalami kenaikan produksi sebesar 22,3 %, yaitu pada tahun 2013 produksi kedelai sebesar 777.990 ton dan pada tahun 2014 mengalami kenaikan menjadi 953.950 ton. Kebutuhan kedelai nasional pada tahun 2014 sekitar 2,5 juta ton, artinya produksi kedelai nasional hanya mencukupi 1/3 dari kebutuhan nasional, dan sisanya masih mengandalkan impor dari negara-negara penghasil kedelai. Faktor yang menentukan pengembangan tanaman kedelai diantaranya adalah tersedianya benih bermutu dengan daya kecambah lebih dari 85%. Penelitian ini menggunakan metode studi kasus. Tempat penelitian ditentukan secara purposive yaitu penentuan tempat atau lokasi penelitian berdasarkan pertimbangan yang sesuai dengan tujuan penelitian (Mulyana. P (2002). Kebun Benih Palawija Kalicacing merupakan salah satu produsen benih milik Pemerintah Provinsi Jawa Tengah yang memiliki tugas memproduksi dan menyalurkan benih palawija khususnya kedelai dan kacang-kacangan untuk wilayah Karisidenan Banyumas dan Karisidenan Pekalongan (Dinpertan TPH Provinsi Jawa Tengah, 2012). Produksi benih kedelai per musim tanam per hektar di daerah penelitian adalah 482,03 kg, dengan rata-rata harga benih kedelai Rp11.333,34. Penerimaan rata-rata Rp5.463.009,89 per hektar per musim tanam. Kesimpulan diketahui R/C sebesar 1,0057, Break Event Point (BEP) produksi sebesar 437,25 kg per hektar per musim tanam, Break Event Point (BEP) penerimaan sebesar Rp4.986.338,85, dan Break Event Point (BEP) harga sebesar Rp11.052,88. Artinya di lokasi penelitian rata-rata produksi benih kedelai selama 4 tahun sejumlah 482,03 kg, harga penjualan secara rata-rata sebesar Rp11.333,34, dan rata-rata penerimaan sebesar Rp5.463.009,89. Berdasarkan analisis kelayakan berarti proses produksi benih kedelai yang selama ini dilaksanakan belum mendapatkan keuntungan atau pada posisi impas. Kata kunci: Kelayakan, Usahatani, Benih Kedelai.
Abtrak (Bhs. Inggris)
SUMMARY Availability of soy national production in 2014 increased by 22.3%, which in 2013 amounted to 777 990 tons of soybean production in 2014 and increased to 953 950 tonnes. National soybean demand in 2014 of about 2.5 million tons, meaning that national soybean production covers only 1/3 of the national needs, and the rest still rely on imports of soybean-producing countries. Factors that determine the development of soybean plants include the availability of quality seed with a germination rate of more than 85%. This research uses the case study method. Where the research is determined by purposive namely the determination of the place or location of the research is based on the consideration that in accordance with the purpose of research (Mulyana. P (2002). Gardens Seed Crops Kalicacing one seed producers belonging to the Government of Central Java province has a duty to produce and distribute seed crops, especially soybeans and nuts for Karisidenan region Banyumas and Karisidenan Pekalongan (TPH Dinpertan Central Java Province, 2012). Production of soybean seeds per hectare per cropping season in the study area is 482.03 kg, with an average price of soybean seed Rp11.333,34. Reception is average Rp5.463.009,89 per hectare per cropping season. Conclusion known R / C of 1.0057, Break Event Point (BEP) of production amounted to 437.25 kg per hectare per cropping season, Break Event Point (BEP) acceptance of Rp4.986.338,85, and Break Event Point (BEP) price by Rp11.052,88. That is at the study site average soybean seed production for 4 years a number of 482.03 kg, the sales price is the average of Rp11.333,34, and the average revenue of Rp5.463.009,89. Based on feasibility analysis means the production process of soybean seeds that have been implemented have not benefited or at break-even position. Keywords: Feasibility, Farming, Soybean Seed.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save