Home
Login.
Artikelilmiahs
13141
Update
INEKE LISTIA DEWI
NIM
Judul Artikel
MANAJEMEN PROGRAM PENGEMBANGAN USAHA AGRIBISNIS PERDESAAN (PUAP) DI KELURAHAN PURWOKERTO LOR KECAMATAN PURWOKERTO TIMUR KABUPATEN BANYUMAS
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui bagaimana manajemen program PUAP pada LKM-A dengan melihat aspek perencanaan program, pengorganisasian, pengarahan, pengkoordinasian dan pengawasan. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dan untuk teknik pemilihan informannya dengan menggunakan purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi dan dokumentasi. Untuk menjamin keabsahan data digunakan teknik triangulasi sumber. Metode analisis yang digunakan adalah model analisis interaktif. Hasil penelitian menunjukan bahwa bahwa pelaksanaan fungsi manajmen belum sepenuhnya berjalan dengan baik. Terlihat dari fungsi perencanaan dalam LKM-A yang tidak sesuai dengan pelaksanaan, kegiatan pengorganisasian, pengarahan dan pengkoordinasian belum dilakukan dengan baik, sedangkan untuk kegiatan pengawasan telah dilakukan dengan baik. Selain kelima fungsi tersebut, terdapat fungsi kepemimpinan dalam LKM-A yang juga kurang baik. Dalam pelaksanaan program PUAP pada LKM-A masih mengalami beberapa kendala diantaranya adalah keterlambatan pembayaran angsuran, terbatasnya jumlah pengurus yang aktif, hal ini terlihat dari beberapa pengurus yang merangkap jabatannya dan SDM yang kurang bagi para peminjam menyebabkan terhambatnya pelaksanaan jalannya program. Adapun implikasinya adalah perlunya perbaikan pembagian tugas yang jelas antara manajer dengan bawahannya agar tidak terjadi kesalahpahaman dalam pengelolaan program PUAP pada LKM-A dan pentingnya regenerasi pengurus LKM-A.
Abtrak (Bhs. Inggris)
This research was conducted in order to determine how the management PUAP Program in Agribusiness Microfinance Institution (LKM-A) to see aspects of the planning, organizing, commanding, coordinating and controlling. The method was used qualitative descriptive, and used purposive sampling as the technique for choosing informant. The data was collected by having a deeply interview, observation and documentation. To ensure the validity of data used triangulation techniques. Then, method analysis data used the interactive model. The result showed that the implementation management functions has not been entirely good. It can be seen from planning, organizing, commanding and coordinating function in LKM-A has not been good, whereas in the activities of controlling has been running well. In addition to the five function, there is a leadership function in LKM-A is not good. There are still obstacles implementation management PUAP program on LKM-A like late payments of installments revolving fund, lack of active management, it can be seen from some directors at the same time office and less the capacity of the agricultural community obstruct the course of implementing the PUAP Program. The implication is the need to improve the clear division of tasks between managers and subordinates in order to avoid misunderstandings in management PUAP Program in LKM-A and considering the importance of the regeneration board in LKM-A.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save