Home
Login.
Artikelilmiahs
13078
Update
AINIS NURLAILA
NIM
Judul Artikel
UJI KEMAMPUAN Aspergillus niger YANG TERAMOBIL PADA SUBSTRAT DALAM MENURUNKAN KADAR WARNA LIMBAH CAIR BATIK
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Industri batik di Indonesia menimbulkan masalah baru yaitu pencemaran yang disebabkan oleh limbah cair dari proses pewarnaan batik. Aspergillus niger yang teramobil pada substrat memiliki kemampuan dalam mendekolorisasi pewarna pada limbah cair batik. Medium amobilisasi yang digunakan pada penelitian ini yaitu serat sabut kelapa dan serat ijuk. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan A. niger yang teramobil pada substrat dalam menurunkan kadar warna limbah cair batik dan mengetahui kombinasi substrat dan volume limbah cair batik yang paling efektif dalam menurunkan kadar warna limbah cair batik. Metode penelitian menggunakan metode eksperimental dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) pola Faktorial. Variabel bebasnya adalah jenis substrat (serat ijuk dan serat sabut kelapa) dan volume limbah cair batik (50 ml, 75 ml, 100 ml) sedangkan variabel tergantungnya adalah penurunan kadar warna limbah cair batik. Parameter utama berupa persentase penurunan kadar warna limbah cair batik, sedangkan parameter pendukungnya kandungan logam berat dan penggunaan biomassa kembali (reuse) pada perlakuan yang efektif dalam menurunkan kadar warna serta nilai pH awal dan akhir perlakuan. Analisis data dilakukan dengan metode Analysis of Variance (ANOVA) dengan tingkat kepercayaan 95% dan 99% untuk mengetahui adanya pengaruh perlakuan, kemudian dilanjutkan dengan uji Beda Nyata Jujur (BNJ) untuk mengetahui perbedaan antar perlakuan. Hasil penelitian menunjukkan persentase penurunan kadar warna limbah cair batik tertinggi diperoleh pada perlakuan A. niger yang teramobil pada serat ijuk dengan pemberian volume limbah cair batik sebanyak 75 ml (SIV2) yaitu sebesar 99,145% dengan kadar warna 0,975 mg.L-1 dan persentase penurunan kadar warna terendah diperoleh pada perlakuan A. niger yang teramobil pada serat sabut kelapa dengan pemberian volume limbah cair batik sebanyak 100 ml (SKV3) yaitu sebesar 97,145% dengan kadar warna 4,178 mg.L-1.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Batik industry in Indonesia leads new problem that is water pollution caused by effluent from batik dyeing process. Aspergillus niger which immobilized on a substrate have ability to decolorization dyes in batik wastewater. Immobilization medium used in this research was coconut coir and palm fiber. These study aims to determine the ability of A. niger which immobilized on substrate toward decreasing colour concentration in batik wastewater and determine the combination of substrate and batik wastewater volume which most effective toward decreasing colour concentration in batik wastewater.These research used experimental method with Factorial Completely Randomized Design (CRD). The independent variables were substrate (coconut fiber and palm fiber) and volume of batik wastewater (50 ml, 75 ml, 100 ml), while dependent variables was decreasing colour concentration in batik waste water. The main parameter was percentage of decreasing colour concentration in batik wastewater, while supporting parameters were heavy metal contents, reuse of effective biomass and pH. The data analysis was conducted using Analysis of Variance (ANOVA) in 95% and 99% level to determine the existance of treatments effect, followed by a Honestly Significant Difference (HSD) test to determine differentiation among treatments. The highest percentage of wastewater decolorization was obtained in treatment of immobilized A. niger on palm fiber with 75 ml batik wastewater (SIV2) showed 99.145% decolorization with 0.975 mg.L-1 colour concentration. The lowest percentage of wastewater decolorization was obtained in treatment of immobilized A. niger on coconut fiber with 100 ml batik wastewater (SKV3) showed 97.145% decolorization with 4.178 mg.L-1 colour concentration.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save