Home
Login.
Artikelilmiahs
12934
Update
AZIZAH TIARA SUKMA
NIM
Judul Artikel
STUDI TINGKAH LAKU SIAMANG (Symphalangus syndactylus) DI PUSAT PRIMATA SCHMUTZER, TAMAN MARGASATWA RAGUNAN, JAKARTA
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Siamang (Symphalagus syndactylus) oleh IUCN (International Union for Conservation of Nature) dikategorikan “endangered” atau terancam punah sejak 2008, dan terdapat dalam Peraturan Perlindungan Binatang Liar 1931. Pemerintah berupaya dalam pengelolaan satwa liar yang dilindungi, diantaranya dengan pengelolaan diluar habitatnya (ex situ), salah satunya kebun binatang. Pusat Primata Schmutzer merupakan salah satu pusat primata terbesar di dunia yang berada di dalam Kebun Binatang Ragunan. Siamang merupakan keluarga gibbon (Hylobatidae). Tingkah laku harian pada gibbon dilakukan mulai dari meninggalkan pohon tempat bermalam sampai kembali lagi ke pohon untuk bermalam. Tingkah laku harian tersebut dapat berupa makan, melakukan perjalanan atau perpindahan, istirahat, bersuara, berkutu-kutuan, bermain, dan istirahat. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui tingkah laku Siamang di Pusat Primata Schmutzer, Taman Margasatwa Ragunan. Penelitian dilakukan selama lima bulan. Metode yang digunakan adalah survei dengan teknik Ad Libitum Sampling dan Focal Animal Sampling. Variabel yang diamati adalah tingkah laku harian yaitu gerak berpindah, makan, istirahat, dan tingkah laku sosial yaitu agonistik, grooming, kawin, bermain, dan bersuara. Pengamatan tingkah laku dilakukan pukul 08.00 sampai dengan pukul 16.00 WIB. Data dianalisis secara statistik dengan uji F. Hasil penelitian menunjukkan bahwa frekuensi dan durasi tingkah laku harian dan sosial individu siamang ditentukan oleh umur dan jenis kelaminnya. Siamang dengan usia remaja (sub adult) memiliki frekuensi tingkah laku harian dan sosial tertinggi dalam berpindah dan bermain.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Gibbon (Symphalagus syndactylus) by IUCN (International Union for Conservation of Nature) categorized as "endangered" since 2008, and contained in Wild Animals Protection Regulations, 1931. Government has tried in management of wildlife, including the management of habitats outside (ex situ), one of the zoo. Schmutzer Primate Center is one of the world's largest primate center in the Ragunan Zoo. Siamang is family Hylobatidae. Daily on gibbon behavior conducted from leaving the tree overnight place to come back to a tree for the night. Daily behavior can include meals, travel or displacement, break, vocalization, lousy-fleas, play, and rest. The purpose of this study were to determine the daily behaviour and the frequency and duration of daily behaviour of gibbon in the recreational area of Schmutzer Primate Center, Ragunan Zoo. Research was carried out in five months. The survey method by using ad libitum sampling and focal animal sampling was used in this research. The frequency and duration of daily behaviour, namely moving, eating, and resting, and social behaviour, namely agonistic, grooming, mating, playing, and vocalization recorded as variables. Behavioral observations made at 08.00 up to 16.00 pm. Data were analyzed statistically by F test. The results showed that the frequency and duration of daily and social behavior gibbon is determined by age and sex. The highest daily and social frequency of the behavior of an is sub adult in moving and playing.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save