Home
Login.
Artikelilmiahs
12928
Update
ADI SURYA NUGRAHA
NIM
Judul Artikel
KINERJA DINAS SOSIAL TENAGA KERJA DAN TRANSMIGRASI KABUPATEN BANYUMAS DALAM PENANGANAN PENGEMIS DI KECAMATAN PURWOKERTO SELATAN
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Meningkatnya permasalahan kesejahteraan sosial yang dialami di Kota Purwokerto dapat dilihat dari makin banyaknya pengemis yang berasal dari wilayah Kecamatan Purwokerto Selatan yang juga disebut-sebut menjadi sarangnya penyandang masalah sosial. Dinsosnakertrans merupakan salah satu instansi atau organisasi yang berdasarkan tugas dan fungsinya diharapkan mampu menangani atau paling tidak mengurangi jumlah pengemis yang ada di wilayah Kecamatan Purwokerto Selatan. Melihat kondisi tersebut, maka penelitian ini mengkaji tentang kinerja Dinas Sosial, Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Banyumas dalam penanganan pengemis di Kecamatan Purwokerto Selatan ditinjau dari aspek masukan, proses, keluaran untuk mengukur keberhasilan dari kinerja organisasi. Dalam penelitian ini, Metode yang digunakan adalah metode kualitatif dan menggunakan purposive sampling sebagai penentuan sampel. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa kinerja Dinas Sosial dalam menangani pengemis belum optimal. Minimnya anggaran dana dan ketersediaan data yang dimiliki menjadikan proses pelaksanaan kegiatan penanganan menjadi tidak merata, serta kegiatan pelatihan dan rehabilitasi tidak dijalankan sesuai dengan mekanisme yang semestinya. Hal tersebut menjadikan hasil dari proses penanganan pengemis masih jauh dari kata berhasil.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Increased social welfare problems experienced in Purwokerto can be seen from the increasing number of beggars coming from the District of South Purwokerto are also touted to be the nest with social problems. Dinsosnakertrans is one agency or organization that is based on the duties and functions expected to handle or at least reduce the number of beggars in the District of South Purwokerto. Seeing these conditions, this study examines the performance of the Department of Social Affairs, Labor and Transmigration Banyumas in the handling of beggars in District South Purwokerto review of aspects of input, process, output to measure the success of the organization's performance. In this study, the method used is qualitative method and using purposive sampling as sampling. Based on the results, it can be concluded that the performance of Social Service in dealing with beggars is not optimal. The lack of budget funds and the availability of data held makes the implementation process becomes uneven handling activities, as well as training and rehabilitation activities are not carried out in accordance with the proper mechanisms. This makes the results of the process of handling the beggar was far from successful.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save