Home
Login.
Artikelilmiahs
12858
Update
RIDWAN
NIM
Judul Artikel
HUBUNGAN FREKUENSI KEJANG DEMAM DENGAN MEMORI JANGKA PENDEK PADA ANAK USIA 6-9 TAHUN DI RSUD PROF. DR. MARGONO SOEKARJO
Abstrak (Bhs. Indonesia)
ABSTRAK Latar Belakang : Kejadian kejang demam merupakan kasus gangguan neurologis pada anak yang paling sering di Indonesia. Prevalensinya sendiri mencapai 2-4% pada tahun 2005-2006 di Indonesia. Beberapa dampak negatif yang bisa tertinggal setelah kejang demam adalah gangguan kognitif yang salah satunya mencakup gangguan fungsi memori. Banyaknya frekuensi kejang demam yang dialami anak diduga berperan dalam mempengaruhi fungsi memori anak di usianya yang lebih lanjut. Oleh sebab itu, fungsi memori jangka pendek yang berperan dalam membentuk ingatan primer penting untuk diperiksa pada anak dengan riwayat penyakit kejang demam serta perlu juga dianalisis keterkaitan antara frekuensi kejang demam yang dialami anak dengan memori jangka pendeknya. Tujuan : Tujuan pengeelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan frekuensi kejang demam dengan memori jangka pendek pada anak usia 6-9 tahun di RSUD Prof. Dr. Margono Soekarjo. Metode : Penelitian ini menggunakan desain penelitian analitik observasional dengan pendekatan cross-sectional. Sampel penelitian merupakan anak-anak usia 6-9 tahun yang memiliki riwayat kejang demam di di RSUD Prof. Dr. Margono Soekarjo dari tahun 2008-2012. Pengukuran memori jangka pendek dari subjek penelitian diukur dengan digit span test dan digit symbol coding yang dilakukan oleh psikolog yang sudah ditentukan. Teknik sampling yang digunakan adalah purposive sampling dengan besar sampel minimal adalah 26 responden. Jumlah keseluruhan sampel yang berhasil mengikuti penelitian adalah 29 anak. Analisis Bivariat dilakukan dengan menggunakan uji korelasi Spearman. Hasil : Penelitian ini mendapatkan tidak adanya korelasi bermakna antara frekuensi kejang demam dengan memori jangka pendek yang dikur dengan digit span test (r = -0,249; p = 0,193) dan digit symbol coding (r = -0,269; p = 0,193). Kesimpulan : Tidak terdapat hubungan antara frekuensi kejang demam dengan memori jangka pendek pada anak usia 6-9 tahun di RSUD Prof. Dr. Margono Soekarjo.
Abtrak (Bhs. Inggris)
ABSTRACT Background : Febrile seizure is the most common neurological problems among children in Indonesia. The prevalence of this cases reached 2-4% between year 2005-2006. One of the negative outcome that could remain after febrile seizure attack is cognitives impairment which one of them is memory impairment. The huge frequency of febrile seizure is susggested to be a predictor for memory impaiment in children. Because of that, the function of short-term memory which is essential for creating primary memory should be checked in children with a history of febrile seizures and also it is necessarry to analyze the association between the frequency of febrile seizure and short-term memory in children. Objective : The aim of this study was to investigate the correlation between the frequency of febrile seizure and short-term memory in children ages 5-6 years in RSUD Prof. Dr. Margono Soekarjo. Methods : This study was an analytical observational with cross-sectional approach. The samples were children ages 6-9 years who has a history of febrile seizure between years 2008-2012 in RSUD Prof. Dr. Margono Soekarjo. The data of short-term memory from those children was tested by psychologist using digit span test and digit symbol coding. Sampling method of this study was purposive sampling with minimun amount of sample consisted of 26 respondent. The whole samples that can be collected throughout this study were 29 children. Bivariat anlaysis in this study was done by using Spearman correlation test. Results : There is no significant correlation between the frequency of febrile seizure and short-term memory which is measured by digit span test (r = -0,249;p = 0,193) and digit symbol coding (r = -0,269; p = 0,158). Conclusion : This study suggest that there is no correlation between the frequency of febrile seizure and short-term memory in children ages 6-9 years in RSUD Prof. Dr. Margono Soekarjo.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save