Home
Login.
Artikelilmiahs
12841
Update
BA`DA FEBRIANI
NIM
Judul Artikel
HUBUNGAN PRAKTIK PENCEGAHAN PENULARAN LEPTOSPIROSIS MELALUI TIKUS DENGAN KEBERADAAN TIKUS DI DESA KEDUNGPRING KECAMATAN KEMRANJEN KABUPATEN BANYUMAS
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Leptospirosis adalah penyakit infeksi akut yang disebabkan oleh bakteri Leptospira sp. yang ditularkan melalui tikus sebagai reservoir utama. Kasus leptospirosis terjadi untuk pertama kalinya di Desa Kedungpring Kecamatan Kemranjen Kabupaten Banyumas, yaitu 4 dari 5 kasus pada tahun 2014. Upaya pencegahan telah dilakukan melalui kegiatan penyuluhan mengenai pencegahan leptospirosis, sedangkan pencegahan penularan leptospirosis dari tikus ke manusia belum dilaksanakan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan praktik pencegahan penularan leptospirosis melalui tikus dengan keberadaan tikus di Desa Kedungpring Kecamatan Kemranjen Kabupaten Banyumas. Metode penelitian ini menggunakan rancangan Observasional dengan pendekatan Cross sectional. Populasi penelitian sebanyak 1.036 KK. Sampel yang digunakan sebanyak 88 KK dengan teknik Simple random sampling. Uji statistik menggunakan Chi square dengan taraf signifikan α=0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 73,9% praktik kebersihan lingkungan rumah baik, 67% penyimpanan makanannya baik, 70,5% pemberantasan tikusnnya baik dan 92% tidak memenuhi syarat penerapan rumah rodent proof. Tidak ada hubungan antara praktik kebersihan lingkungan rumah (p=0,985), penyimpanan makanan (p =0,382), dan pemberantasan tikus (p=0,107) dengan keberadaan tikus serta ada hubungan antara praktik penerapan rumah rodent proof (p=0,018) dengan keberadaan tikus. Diharapkan masyarakat dapat meningkatkan sanitasi kebersihan rumah dan menutup lubang pada bangunan rumah.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Leptospirosis is an acute infectious disease caused by Leptospira sp. which is transmitted by rats as the main reservoir. The first leptospirosis cases occurred in Kedungpring Village Kemranjen Subdistrict Banyumas Regency where there were 4 from 5 cases in 2014. However, health education related to leptospirosis prevention which is transmitted by rat has not been implemented. This research was aimed to analyze the correlation between leptospirosis prevention practices related to rat transmission with the presence of rats in Kedungpring Village. The research method used observational analytic with Cross sectional study design. The population of this research was 1.036 heads of families. Sample used Simple random sampling technique as many as 88 heads of families. Chi Square test was used with level α=0,05. The results showed that there were 73,9% good hygiene practice, 67% good food storage practice, 70,5% good rats control and 92% not qualify of rodent proof. There was no correlation between practices of hygiene (0,985), food storage (0,382), and rats control (0,107), with the presence of rats and there was correlation between application of rodent-proof house (0,018) with the presence of rats. This study suggests that communities should improve hygiene sanitary and close the holes at house.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save