Home
Login.
Artikelilmiahs
12818
Update
GALUH AYU MUFTI
NIM
Judul Artikel
Fenomena Peralihan Orientasi Seksual (StudiInteraksionisme Simbolik terhadap Pergeseran Orientasi Seksual dari Heteroseksual menjadi Lesbian yang dilakukan oleh Remaja Perempuan di Purwokerto)
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Penelitian ini berjudul Fenomena Peralihan Orientasi Seksual (Studi Interaksionisme Simbolik terhadap Pergeseran Orientasi Seksual dari Heteroseksual menjadi Lesbian yang dilakukan oleh Remaja Perempuan di Purwokerto).Penelitian dilakukan di Purwoketo, Jawa Tengah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hal-hal yang melatarbelakangi remaja perempuan heteroseksual melakukan pergeseran orientasi menjadi lesbian di Purwokerto. Adapun teknik yang digunakan dalam penelitian ini adalah purposive sampling.Informan yang menjadi subjek penelitian adalah remaja heteroseksual yang mengubah orientasi seksualnya menjadi lesbian berusia 11-24 tahun, serta mau dan mampu menguraikan pengalaman masa lalu dan sekarang.Sedangkan, metode pengumpulan data menggunakan pengamatan dan observasi serta wawancara mendalam. Dalam penelitian ini, analisisi data menggunakan studi interaksionisme simbolik dan teori dramaturgi sebagai pendukungnya.Dari penelitian ini diambil kesimpulan bahwa 3 dari 4 remaja heteroseksual yang mengubah orientasi seksualnya cenderung berkonsep diri negatif. Remaja mengenal lesbian melalui teman sebaya, kemudian ia mengimitasi significant other, menentukan secara sadar (bertindak), dan kemudian membagi peran yang berbeda (dramaturgi) agar dapat diterima diclingkungan pergaulan dan keluarga. Kata kunci: Interaksionisme simbolik, remaja, perubahan orientasi, lesbian
Abtrak (Bhs. Inggris)
Penelitian ini berjudul Fenomena Peralihan Orientasi Seksual (Studi Interaksionisme Simbolik terhadap Pergeseran Orientasi Seksual dari Heteroseksual menjadi Lesbian yang dilakukan oleh Remaja Perempuan di Purwokerto).Penelitian dilakukan di Purwoketo, Jawa Tengah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hal-hal yang melatarbelakangi remaja perempuan heteroseksual melakukan pergeseran orientasi menjadi lesbian di Purwokerto. Adapun teknik yang digunakan dalam penelitian ini adalah purposive sampling.Informan yang menjadi subjek penelitian adalah remaja heteroseksual yang mengubah orientasi seksualnya menjadi lesbian berusia 11-24 tahun, serta mau dan mampu menguraikan pengalaman masa lalu dan sekarang.Sedangkan, metode pengumpulan data menggunakan pengamatan dan observasi serta wawancara mendalam. Dalam penelitian ini, analisisi data menggunakan studi interaksionisme simbolik dan teori dramaturgi sebagai pendukungnya.Dari penelitian ini diambil kesimpulan bahwa 3 dari 4 remaja heteroseksual yang mengubah orientasi seksualnya cenderung berkonsep diri negatif. Remaja mengenal lesbian melalui teman sebaya, kemudian ia mengimitasi significant other, menentukan secara sadar (bertindak), dan kemudian membagi peran yang berbeda (dramaturgi) agar dapat diterima diclingkungan pergaulan dan keluarga. Kata kunci: Interaksionisme simbolik, remaja, perubahan orientasi, lesbian
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save