Home
Login.
Artikelilmiahs
12786
Update
WINDHIANA SAPTI ARGI
NIM
Judul Artikel
AKTIVITAS ANTIFUNGI KRIM EKSTRAK ETANOLIK BATANG BROTOWALI (Tinospora crispa (L.)) DENGAN BASIS PARAFIN CAIR TERHADAP Trichophyton mentagrophytes
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Brotowali (Tinospora crispa) mengandung senyawa alkaloid, flavonoid dan triterpenoid yang dipercaya sebagai antifungi, sehingga berpotensi sebagai zat aktif dalam sediaan krim antifungi. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh variasi konsentrasi parafin cair terhadap sifat fisik dan stabilitas sediaan krim, konsentrasi parafin cair dalam formula terbaik dan aktivitas krim ekstrak etanolik batang brotowali terhadap Trichophyton mentagrophytes. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental dengan tahapan ekstraksi secara maserasi dengan etanol 70%, dilanjutkan uji aktivitas antifungi ekstrak untuk mencari nilai KHM yang kemudian digunakan sebagai bahan aktif dalam 4 formula sediaan dengan variasi konsentrasi basis parafin cair (40%, 45%, 50% dan 55%). Masing-masing formula diuji persyaratan sediaan krim dan formula terbaik diuji aktivitasnya terhadap T.mentagrophytes menggunakan metode sumuran dibandingkan dengan kontrol negatif dan kontrol positif (krim ketokonazol 2%). Uji organoleptis, pH, homogenitas dan aktivitas antifungi sediaan dianalisis secara deskriptif. Uji viskositas, daya lekat, daya sebar sediaan dianalisis menggunakan ANOVA, jika hasil berbeda signifikan dilanjutkan dengan uji BNT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variasi konsentrasi parafin cair menurunkan nilai viskositas dan daya lekat krim serta menaikkan nilai daya sebar. Krim paling stabil adalah F3 dengan basis 50% parafin cair yang memiliki nilai viskositas 5750-37650 cPs, daya lekat 1,03-5,44 detik, dan daya sebar 5,21-6,62 cm, serta menunjukkan aktivitas antifungi terhadap T.mentagrophytes sebesar 62,74%.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Brotowali (Tinospora crispa) contains alkaloid, flavonoid and triterpenoid are believed to have antifungal activity and it’s potential as an active ingredient in antifungal cream. The purpose of study was to determine the effect of various liquid paraffin concentration toward the physical and stability cream character, liquid paraffin concentration in the best formula and the activity against Trichophyton mentagrophytes. This study was an experimental study start with extraction (submersion using ethanol 70%) and continued with test of antifungal activity from the extract to look for MIC values, then used in the 4 formulas with various liquid paraffin concentration (40%, 45%, 50%, 55%). Then each formula tested if it’s required and then the best formula tested its antifungal activity using well method compared with negative control and positive control (ketoconazole cream 2%). Organoleptic, pH, homogenity and antifungal activity were analyzed descriptively. Viscosity, adhesion, spread were analyzed using ANOVA, if the result significantly different, do the LSD test. The result showed that various liquid paraffin concentration lowering the viscosity and adhesion and raise the spread. The best formula with 50% liquid paraffin has 5750-37650 cPs viscosity, 1.03-5.44 second adhesion, 5.21-6.62 cm spread and showed antifungal activity against T.mentagrophytes amounted to 62,74%.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save