Home
Login.
Artikelilmiahs
12765
Update
PREGGI SALVEZZA PURBA
NIM
Judul Artikel
FORMULASI GEL MINYAK KULIT KAYU MANIS (Cinnamomum burmannii) DENGAN BASIS HPMC SEBAGAI SEDIAAN ANTINYAMUK Aedes aegypti
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Indonesia merupakan negara beriklim tropis yang endemik bagi nyamuk berkembang biak. Kulit kayu manis (Cinnamomum burmannii) diketahui memiliki kandungan eugenol yang mampu menolak gigitan nyamuk Aedes aegypti. Penelitian ini bertujuan untuk membuat formulasi sediaan gel dari minyak atsiri kulit kayu manis dengan basis HPMC yang memenuhi syarat evaluasi sifat fisik dan stabilitas fisik selama penyimpanan serta mengetahui aktivitas antinyamuk dari formula terpilih sediaan gel. Penelitian ini dilakukan dengan memvariasikan konsentrasi HPMC (3%, 5%, dan 7%) dengan 1% minyak atsiri kulit kayu manis. Pengujian aktivitas antinyamuk dilakukan pada 2 kelompok sediaan gel selama 6 jam dalam kandang berisi 25 ekor nyamuk betina Aedes aegypti dengan pengulangan 10 kali per sepuluh detik. Evaluasi sediaan gel meliputi uji organoleptis, homogenitas, dan pengukuran pH yang dianalisis deskriptif, sedangkan viskositas, daya lekat, dan daya sebar dianalisis ANOVA satu arah dengan taraf kepercayaan 95%. Hasil data yang signifikan diuji lanjut menggunakan BNJ atau Dunnet T3. Aktivitas antinyamuk dianalisis dengan uji Mann Whitney. Hasil penelitian menunjukkan bahwa formula terpilih dalam penelitian ini adalah formula I dengan konsentrasi HPMC 3% dengan nilai viskositas sebesar 42900-68200 cps, daya sebar 5,0-5,4 cm, dan daya lekat > 1 detik. Pada pengujian aktivitas antinyamuk formula terpilih memiliki daya proteksi > 90% selama 3 jam.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Indonesia is a tropical country that is endemic for mosquitoes to breed. Cinnamon bark (Cinnamomum burmannii) are known to contain eugenol which can resist the bite of Aedes aegypti. This study aims to create a gel formulation of essential oil of cinnamon bark with HPMC base of qualified evaluation of physical characteristics and physical stability during storage and determine the repellant activity of the selected formula gel preparations. The study by varying the concentration of HPMC (3%, 5% and 7%) to 1% essential oil of cinnamon bark. Repellant activity test conducted on two groups for 6 hours in cages containing 25 female Aedes aegypti mosquitoes by repeating 10 times per ten seconds. Evaluation of gel preparations include organoleptic test, homogeneity, and pH measurements were analyzed descriptively, whereas viscosity, adhesion, and the dispersive power analyzed one-way ANOVA with 95% confidence level. Significant data results further tested using HSD or Dunnet T3. Repellant activity were analyzed by Mann whitney test. The results showed that the formula was chosen in this study is the formula I with a concentration of 3% HPMC with a viscosity of 42900-68200 cps, dispersive power from 5.0 to 5.4 cm, and adhesion > 1 sec. In testing repellant activity chosen formula has a protection > 90% for 3 hours.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save