Home
Login.
Artikelilmiahs
12761
Update
GUN ADI KOMARA
NIM
Judul Artikel
PERBEDAAN KECEMASAN KELUARGA PASIEN GANGGUAN JIWA SAAT PASIEN RAWAT INAP DAN MENJELANG PULANG DI RSUD BANYUMAS
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Latar belakang: Gangguan jiwa merupakan penyakit mental dimana keluarga memiliki peranan yang besar pada proses penyembuhan. Namun ketika pasien melakukan perawatan, keluarga dapat mengalami masalah seperti kecemasan. Kecemasan terjadi pada keluarga saat pasien menjalani rawat inap dan saat pasien menjelang pulang dari Instalasi Pelayanan Kesehatan Jiwa Terpadu. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi perbedaan skor kecemasan keluarga saat pasien gangguan jiwa menjalani rawat inap dengan saat pasien menjelang pulang dari Instalasi Pelayanan Kesehatan Jiwa Terpadu. Metode: Penelitian ini menggunakan non eksperimental dengan rancangan cross sectional. Pengambilan sampel menggunakan consecutive sampling dalam periode 30 Maret-30 April 2015 di RSUD Banyumas dan diperoleh 32 keluarga. Instrumen penelitian ini menggunakan kuesioner HARS yang telah dimodifikasi. Analisis data menggunakan uji t berpasangan. Hasil: Rerata skor kecemasan keluarga saat pasien menjalani rawat inap adalah 20, sedangkan rerata skor kecemasan keluarga saat pasien menjelang pulang adalah 15,18. Hasil uji t berpasangan antara skor kecemasan keluarga saat pasien menjalani rawat inap dan menjelang pulang diperoleh nilai p=0,000 (p < 0,05). Kesimpulan: Ada perbedaan skor kecemasan keluarga pasien gangguan jiwa, dimana skor kecemasan keluarga saat pasien gangguan jiwa menjalani rawat inap lebih besar dibandingkan dengan skor kecemasan keluarga saat pasien menjelang pulang dari Instalasi Pelayanan Kesehatan Jiwa Terpadu.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Background: Mental disorder is a mental illness which families have a significant role in the healing process. However when patient care, the family has problems such as anxiety. Anxiety occurs in families when the patient is hospitalized and patient ahead to home from Installation of Integrated Mental Health Service . Objective: This study aimed to identify differences in anxiety scores when mental disorder patient hospitalized with when patient ahead to home from Installation of Integrated Mental Health Service. Methods: The study used a non-experimental with cross sectional design. Sampling using consecutive sampling during the period March 30 until April 30, 2015 in Banyumas General Hospital gained 32 families. The instrument of this study using a HARS questionnaires has been modified. Analysis of data using paired t test. Result: The average anxiety score family patient’s when patients hospitalized was 20, While the average family anxiety score ahead to home 15,18. The result using paired t-test between family anxiety scores when patients hospitalized and ahead to home obtained by the value of p = 0.000 (p <0.05). Conclusion: There is a difference in the score anxiety the patient 's family of a mental disorder, where a score of family anxiety when patients hospitalized larger than the score when family anxiety patients ahead to home from Installation Of Integrated Mental Health Services.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save