Home
Login.
Artikelilmiahs
12744
Update
ADE LIES OKTORITA
NIM
Judul Artikel
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERILAKU PERAWATAN KEHAMILAN PADA IBU HAMIL DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS II KEMBARAN
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Kehamilan merupakan proses alamiah yang akan dialami oleh setiap wanita yang berlangsung dalam waktu 280 sampai 300 hari atau 39–40 minggu, selama masa kehamilan tersebut ibu hamil memerlukan pengawasan yang tepat. Wilayah kerja Puskesmas II Kembaran tahun 2014 memiliki AKI cukup tinggi di wilayah Kabupaten Banyumas. Berdasarkan profil KIA Puskesmas II Kembaran, pada tahun 2014 terdapat 3 kasus kematian ibu serta jumlah ibu hamil resiko tinggi yaitu 48%. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku perawatan kehamilan pada ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas II Kembaran. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif, dengan metode crossectional. Teknik pengambilan sampel menggunakan Simple Random Sampling pada ibu hamil trimester 3 dan didapatkan sampel berjumlah 80 orang. Cara pengumpulan data menggunakan wawancara.Tahap analisis data meliputi univariat, bivariat dan multivariat. Uji univariat menunjukan responden sebagian besar memiliki usia tidak berisiko (78,8%), tingkat pendidikan dasar (55%), paritas kehamilan primipara (35%), tidak bekerja (58,8%), pendapatan per kapita kurang (< Rp 574.923) (8,8%), memiliki pengetahuan baik (57,5%), sikap baik (56,3%), dukungan keluarga baik (57.5%), terpapar informasi (67,5%) dan perilaku perawatan kehamilan kurang baik (51.3%). Hasil bivariat menggunakan uji chi square didapat variabel keterpaparan informasi berhubungan dengan perilaku perawatan kehamilan (p=0.013). Hasil multivariat menggunakan uji regresi logistik ganda menunjukkan bahwa variabel dukungan keluarga berpengaruh terhadap perilaku perawatan kehamilan pada ibu hamil di Wilayah Kerja Puskesmas II Kembaran dengan nilai p=0,009 serta variabel keterpaparan informasi dengan nilai p=0,045. Informasi mengenai perawatan kehamilan terutama hygiene personal (memotong kuku, mandi, mengganti celana dalam), kegawatan kehamilan, konsumsi zat gizi sebaiknya ditambahkan.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Pregnancy is a natural process that will be experienced by every woman that took place within 280 to 300 days or 39-40 weeks, during pregnancy the pregnant woman requires proper supervision. Kembaran II primary health center in 2014 had the high MMR and there were 3 cases of maternal mortality and the number of high-risk pregnant women was 48%. The purpose of this research was to analyze the factors that influence to prenatal care behaviour of pregnant women in Kembaran II primary health center. This research used the quantitative cross sectional approach. The population of research was 102 pregnant women. Sampling technic used Simple Random Sampling to third trimester pregnant women and the obtained sample was 80 people. Data collection was performed by interviewing using questionnaire. To analyze the data, comprise of univariate, bivariate used chi-square and multivariate used regression logistics test. Univariate test showed the majority of respondents in no risk of age ( 78.8 % ) , the level of basic education ( 55 % ) , primiparous parity pregnancies ( 35 % ) , does not work ( 58.8 % ) , per capita income less than ( < USD 574 923 ) ( 8.8 % ) , have a good knowledge ( 57.5 % ) , good attitude ( 56.3 % ) , good family support ( 57.5 % ), information exposure ( 67.5 % ) and poor prenatal care behavior ( 51.3 % ). Bivariate test results showed information exposure related to prenatal care behavior ( p = 0.013 ). The results of multivariate test showed that the variables of family support (p=0,009) and information exposure (p=0,045) affects the prenatal care behaviour of pregnant women in Kembaran II primary health center. Information about prenatal care, especially personal hygiene (cutting nails, bathe, change of underwear), pregnancy crisis, consumption of nutrients should be added.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save