Home
Login.
Artikelilmiahs
12703
Update
ISNA INAYATI
NIM
Judul Artikel
HUBUNGAN KEYAKINAN KESEHATAN TERHADAP KEPATUHAN PENATALAKSANAAN DIABETES MELLITUS TIPE 2 DI KECAMATAN WANGON
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Latar Belakang: Diabetes mellitus merupakan penyakit yang tidak dapat disembuhkan tetapi dapat dikendalikan dengan cara mematuhi aturan penatalaksanaan yang harus dilakukan seumur hidup. Hal tersebut menyebabkan banyak yang mengalami kegagalan untuk mematuhi aturan yang sudah dianjurkan. Kepatuhan dipengaruhi banyak faktor salah satunya adalah faktor psikologis pasien. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan keyakinan kesehatan terhadap kepatuhan penatalaksanaan diabetes mellitus tipe 2 di Kecamatan Wangon. Metode: Penelitian ini menggunakan desain cross sectional. Pengambilan sampel penelitian menggunakan teknik quota sampling dengan jumlah sampel sebanyak 67 responden. Pengambilan data menggunakan kuesioner health belief model dan DSMQ yang dianalisis menggunakan uji koefisien kontingensi. Hasil: Hasil analisis menggunakan uji koefisien kontingensi menunjukkan nilai p = 0,000 dan nilai r = 0,465. Sebanyak 38 responden memiliki keyakinan kesehatan kurang baik. Kesimpulan: ada hubungan bermakna antara keyakinan kesehatan dengan kepatuhan penatalaksanaan diabetes mellitus tipe 2 di Kecamatan Wangon.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Background: Diabetes mellitus is a disease can’t be cured but can be controlled by adherence to recommended management for a long life. This causes many of them have failed to adherence with the rules that have been recommended. Adherence is influenced by many factors, one of them is the psychological factors of the patient. Objective: This research aimed to determine health belief relationship to adherence of diabetes type 2 management in district Wangon. Methods: This research used a cross sectional design. The sampling technic applied quota sampling. There were of 67 respondents. Data collected using questionnaire of health belief model and DSMQ that were analized with chi-quare test. Results: The analysis used the coefficient contingency test showed the value of p = 0.000 and and r = 0.465. There were 38 respondents have poorly health belief. Conclusion: There is a significant correlation between health beliefs with the adherence management of diabetes mellitus type 2 in district Wangon.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save