Home
Login.
Artikelilmiahs
12665
Update
ALIFATUN NA`IMAH
NIM
Judul Artikel
KELIMPAHAN DAN DISTRIBUSI HORIZONTAL CYANOPHYTA SERTA HUBUNGANNYA DENGAN PARAMETER FISIKA KIMIA PERAIRAN WADUK PENJALIN
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Cyanophyta merupakan salah satu divisi dari fitoplankton yang berperan penting dalam rantai makanan di perairan tawar yaitu sebagai produsen primer. Namun, beberapa spesies Cyanophyta mengandung toksin. Kelimpahan dan distribusi horizontal fitoplankton di suatu perairan banyak dipengaruhi faktor fisika kimia lingkungan. Cyanophyta memiliki toleransi luas, sehingga dapat bertahan di lingkungan yang berubah-ubah. Perubahan tersebut dipengaruhi oleh beban masukan unsur hara terlarut ke dalam waduk yang berasal dari aktivitas antropogenik yang meningkat seiring pertambahan jumlah penduduk dari waktu ke waktu. Tujuan penelitian ini adalah untuk (a) Mengkaji kelimpahan dan distribusi horizontal Cyanophyta, serta parameter fisika kimia prairan Waduk Penjalin, (b) Mengkaji tingkat kesamaan berdasarkan kelimpahan Cyanophyta, distribusi horizontal Cyanophyta, dan parameter fisika kimia antar stasiun di perairan Waduk Penjalin, serta (c) Mengkaji hubungan antara kelimpahan Cyanophyta dengan parameter fisika kimia perairan Waduk Penjalin. Kelimpahan Cyanophyta dihitung dengan metode Lackey Drop Microtransect Counting Chamber dan dianalisis secara deskriptif. Distribusi horizontal Cyanophyta dianalisis menggunakan distribusi Poisson. Pengelompokan stasiun berdasarkan kelimpahan, distribusi horizontal dan parameter fisika kimia dianalisis menggunakan analisis cluster berdasarkan koefisien kesamaan Bray-Curtis dan analisis lanjutan menggunakan simper (Similarity Persentages). Hubungan antara kelimpahan Cyanophyta dengan parameter fisika kimia perairan Waduk Penjalin dianalisis menggunakan analisis korelasi regresi berganda. Hasil penelitian di perairan Waduk Penjalin didapatkan 34 spesies Cyanophyta dengan kelimpahan berkisar 138.709 – 433.823 ind.l-1 dan kelimpahan rata-rata 239.797 ind.l-1. Spesies yang memiliki kelimpahan relatif paling tinggi adalah Microcystis aeruginosa (37,00%). Pola disribusi horizontal Cyanophyta diperoleh 50% terdistribusi acak (17 spesies) dan 50% terdistribusi mengelompok (17 spesies). Parameter fisika kimia perairan Waduk Penjalin masih dalam kisaran yang sesuai untuk pertumbuhan Cyanophyta. Hasil analisis cluster dan simper berdasarkan kelimpahan Cyanophyta memiliki tingkat kesamaan sedang (45,13%) dengan kontribusi spesies tinggi berasal dari spesies Microcystis aeruginosa, Microcystis flos-aquae, dan Coelosphaerium naegelianum. Hasil analisis cluster dan simper berdasarkan distribusi horizontal Cyanophyta memiliki tingkat kesamaan sedang (39,62%) dengan kontribusi spesies tinggi juga berasal dari spesies Microcystis aeruginosa, Microcystis flos-aquae, dan Coelosphaerium naegelianum. Hasil analisis cluster dan simper berdasarkan parameter fisika kimia memiliki tingkat kesamaan tinggi (89,41%). Parameter yang memberi kontribusi tinggi adalah suhu air, konsentrasi TSS, DO, dan pH perairan. Kelimpahan Cyanophyta di perairan Waduk Penjalin didapatkan hubungan yang sangat kuat (R=0,816) dengan parameter penetrasi cahaya, suhu dan nitrat. Kehandalan hubungan adalah 67% dan 33% dipengaruhi faktor lain.
Abtrak (Bhs. Inggris)
The Cyanophyta is one of division of phytoplankton that important in the food chain in fresh waters as primary producers. But, several species of the Cyanophyta containing the toxin. The Cyanophyta have a broad tolerance, so that it can survive. An abundance of horizontal and distribution of phytoplankton in a waters factors influenced many of physics chemistry of the environment. The cyanophyta having broad tolerance, so it can survive in the in surroundings fickles. These fickles influenced by the burden of inputs dissolved organic element into the reservoir derived from the activity of antropogenik that increases the number of the population from time to time. The purpose of this research is to (a) studying abundance, horizontal distribution the Cyanophyta, and physical chemical parameters in Penjalin Reservoir, (b) studying the similarity based on the abundance and horizontal distribution the Cyanophyta, and physical-chemical parameters inter station samples, (c) studying the relationship between abundance of the Cyanophyta with physical-chemical parameters in Penjalin Reservoir. Cyanophyta abundance are calculated by lackey drop microtransect counting chamber method and analized in descriptive. Horizontal distribution the Cyanophyta are analyzed using Poisson’s distribution. Grouping station samples based on abundance, horizontal distribution of the Cyanophyta and physical chemical parameters analyzed using clusters analysis based on the Bray-Curtis’s similarity index and analysis of advanced using simper (similarity persentages). The relation of Cyanophyta abundance with physical chemical parameters Penjalin Reservoir are analyzed using multiple regression correlation analysis. Research in Penjalin Reservoir obtained 34 species Cyanophyta with abundance of species ranged 138,709 – 433,823 ind.l-1 and average abundance 239,797 ind.l-1. Species which have the highest relative abundance is Microcystis aeruginosa (37.00%). Cyanophyta horizontal distribution pattern obtained 50% was random (17 species) and 50% was clumped (17 species). The parameters of physical chemical Penjalin Reservoir waters still in a range according to the growth of the Cyanophyta. Cluster and simper analysis of Cyanophyta abundance obtained medium similarity level (45.13%) with high contribution species derived from Microcystis aeruginosa, Microcystis flos-aquae, and Coelosphaerium naegelianum. Cluster and simper analysis of Cyanophyta horizontal distribution obtained medium similarity level (39.62%) with high contribution species derived from Microcystis aeruginosa, Microcystis flos-aquae, and Coelosphaerium naegelianum. Cluster and simper analysis of physical chemical parameters obtained high similarity level (89.41%) with high contribution parameters derived from water temperature, TSS, DO, and pH. The correlation of Cyanophyta abundance in Penjalin Reservoir obtained very strong (R=0.816) with the parameters such as penetration of light, temperature and nitrates. The relationship is 67% and 33% affected by other factors.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save