Home
Login.
Artikelilmiahs
12660
Update
ARIF HIDAYAT
NIM
Judul Artikel
RANCANG BANGUN PROTOTIPE ALAT BANTU POINTING ANTENA VSAT NOMADIC DENGAN OUTPUT SUDUT AZIMUT DAN ELEVASI BERBASIS ARDUINO
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Mobile VSAT Nomadic merupakan suatu istilah yang digunakan untuk menggambarkan terminal stasiun bumi satelit kecil yang menggunakan antena parabola dan dapat berpindah dari posisi satu ke posisi lainnya. Karena selalu berpindah, diperlukan adanya sistem pengarah (pointing) antena dengan sudut azimut dan elevasi sebagai acuan pointing. Penelitian ini, merancang prototipe alat bantu pointing dengan input berupa koordinat satelit yang digunakan dan koordinat antena. Satelit yang digunakan antara lain satelit Palapa D, Telkom 1, Telkom 2, Asiasat 4, dan Asiasat 5. Output ditampilkan pada layar LCD sehingga besar nilai azimut dan elevasi dapat diketahui. Data yang didapat pada besar sudut azimut dan elevasi dengan perhitungan manual mendapat presentase kesalahan antara 0,001 % hingga 2,1 % pada setiap satelit yang digunakan dengan lima titik koordinat yang berbeda. Output pointing disimulasikan dengan motor servo. Motor servo yang digunakan sebanyak dua macam motor servo, pertama memutar secara vertikal dan motor servo kedua memutar secara horizontal. Hasil simulasi dapat bekerja dengan baik dalam melakukan pointing antena dan sesuai prosedur terhadap satelit Palapa D. Titik koordinat simulasi pointing berada pada -7,42707 derajat Lintang Selatan dan 109,34103 derajat Bujur Timur. Sudut azimut yang didapat sebesar 26, 3353 derajat dan sudut elevasi yang didapat sebesar 80,3071 derajat. Pada simulasi, pengubahan sudut elevasi berhasil diubah dari 80,3071 derajat hingga 65,31 derajat dan sudut azimut diubah dari 26, 3353 derajat hingga 55,34 derajat.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Mobile VSAT Nomadic is a term used to describe small satellite earth station terminal that use parabolic antenna and can be moved from one position to another. Because of its continual movement, it needs an antenna pointing system that use azimuth and elevation angles as a reference. This research designs an antenna pointing aid prototype that apply the satellite and antenna coordinates as the input. The tested satellites are Palapa D, Telkom 1, Telkom 2, Asiasat 4, and Asiasat 5. The output is then displayed on LCD screen so the azimuth and elevation angles can be acknowledged. The obtained data of the azimuth and elevation angles by using manual calculation has 0.001% to 2.1% error percentage on every tested satellite with 5 different points. The Output Pointing is simulated with servomotor. There are 2 kinds of servomotors that are used in this research, the first one spins vertically, and the second one spins horizontally. The simulation results that the device is able to operate well according to procedure in pointing the antenna toward Palapa D Satellite. The pointing simulation coordinate ranges between -7.42707 degree South and 109.34103 degree East. The obtained azimuth angle is 26.3353 degree and elevation angle is 80.3071 degree. In the simulation, the elevation angle can be succesfully changed from 80.3071 degree to 65.31 degree and the azimuth angle from 26.3353 degree to 55.34 degree.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save