Home
Login.
Artikelilmiahs
12614
Update
FANDI NURDIEN ABADI
NIM
Judul Artikel
Pergeseran Makna Kesenian Tari Daeng Kanding Sebagai Media Komunikasi Tradisional Di Desa Kanding Kecamatan Somagede Kabupaten Banyumas
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Penelitian ini berjudul “Pergeseran Makna Kesenian Tari Daeng Kanding Sebagai Media Komunikasi Tradisional Di Desa Kanding Kecamatan Somagede Kabupaten Banyumas”. Rumusan masalah penelitian ini adalah bagaimana pergeseran makna yang terjadi pada kesenian tari Daeng Kanding, sedangkan tujuannya untuk menganalisis seperti apa pergeseran makna yang terjadi dalam kesenian tari Daeng Kanding serta untuk mengetahui upaya apa yang dilakukan para pelaku kesenian tari Daeng Kanding dalam mempertahankan kelestarian kesenian tersebut. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan interaksionisme simbolik. Dalam menetapkan informan, peneliti menggunakan teknik purposive sampling. Peneliti membagi informan menjadi empat bagian berdasarkan kedudukan: ketua sekaligus pelaku kesenian tari Daeng Kanding, pelaku kesenian tari Daeng Kanding, masyarakat Desa Kanding dan tokoh masyarakat Desa Kanding. Analisis interaktif digunakan peneliti untuk menganalisis data, sedangkan untuk menguji keabsahan data digunakan teknik triangulasi sumber. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ada pergeseran makna yang terjadi di dalam pementasan kesenian tari Daeng Kanding. Saat ini kesenian tari Daeng Kanding lebih dimaknai sebagai kesenian tradisional yang mengedepankan sisi hiburan dan mulai meninggalkan nafas religinya. Tidak ada upaya berarti yang dilakukan para pelaku kesenian tari Daeng Kanding saat ini untuk melestarikan kesenian tari Daeng Kanding. Sistem regenerasi kurang maksimal dari sisi perekrutan dan kontinyuitasnya. Modifikasi yang dilakukan selama ini justru menyebabkan kesenian tari Daeng Kanding makin bergeser dari esensi awalnya.
Abtrak (Bhs. Inggris)
This study, entitled “Shifting Meaning of Dance Art Daeng Kanding for Traditional Media Communication In the Village Kanding Somagede District of Banyumas”. The formulation of this research is how the shift in meaning that occurs in the art of dance Daeng Kanding, whereas the aim to analyze what happens in a shift in the meaning of art dance Daeng Kanding and also to know what efforts the actors dance art Daeng Kanding in maintaining the sustainability of the arts. This study used qualitative methods to approach symbolic interactionism. In setting the informant, the reseacher used purposive sampling technique. Researchers divided the informants into four sections based on positions: chairman and dance arts Daeng Kanding actors, actor dance art Daeng Kanding, villagers of Kanding and community leaders Kanding village. Interactive analysis used by researchers to analyze the data, while the data used to test the validity of the source triangulation techniques. The results showed that there was a shift in meaning that occurs in the dance arts performances Daeng Kanding. Currently dance art Daeng Kanding is sensed as a traditional art which emphasizes on entertainment and began to leave the breath of religion. There’s no significant efforts undertaken actors dance art Daeng kanding today to preserve the art of dance Daeng Kanding. Less than the maximum regeneration system in terms of recruitment and continuity. Modifications made during this causes dance art Daeng Kanding increasingly shifted from the essence of the beginning.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save