Home
Login.
Artikelilmiahs
12585
Update
ESRA PRASETYO
NIM
Judul Artikel
PENGARUH APLIKASI MEMBRAN POLIELEKTROLIT KALSIUM ALGINAT-KITOSAN TERHADAP JUMLAH PEMBULUH DARAH KAPILER PADA PROSES PENYEMBUHAN LUKA GINGIVA (Kajian In Vivo pada Tikus Sprague Dawley)
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Gingiva sering mengalami pelukaan baik karena penyakit periodontal, tindakan pasca pencabutan, maupun tindakan bedah dengan perlukaan. Saat ini banyak cara dan bahan penyembuhan luka, salah satunya yaitu menggunakan membran kalsium alginat-kitosan. Tujuan penelitian ini adalah membuktikan pengaruh aplikasi membran kalsium alginat-kitosan terhadap jumlah pembuluh darah kapiler pada proses penyembuhan luka gingiva. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimental laboratoris. Jumlah sampel yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak 30 ekor tikus Sprague dawley, berumur 2-3 bulan, berat badan 200-250 gram yang dibagi secara acak menjadi 6 kelompok, yaitu: 3 kelompok perlakuan yang diberi membran kalsium alginat-kitosan dan kelompok kontrol negatif yang diberi salin. Masing-masing terdiri atas 6 ekor tikus berdasarkan periode pengamatan yaitu hari ke-3, 5 dan 7. Pada semua kelompok tikus dibuat perlukaan pada gingiva labial rahang bawah, di antara gigi insisif kanan dan kiri dengan menggunakan punch biopsy berdiameter 3 mm. Pada daerah luka, setiap kelompok diaplikasikan agen terapeutik. Pada hari ke-3, ke-5, dan ke-7 dilakukan euthanasia sesuai dengan kelompoknya. Jaringan luka dibuat preparat histologis dengan pengecatan hematoksilin eosin (HE) untuk mengamati jumlah pembuluh darah kapiler. Data jumlah pembuluh darah kapiler dianalisis menggunakan uji statistik one way ANOVA dilanjutkan dengan uji Post-Hoc LSD. Hasil uji statistik one way ANOVA membuktikan adanya perbedaan yang bermakna (p<0,05) dan hasil uji LSD menunjukkan bahwa hampir semua berbeda bermakna (p<0,05). Simpulan dari penelitian ini adalah terbukti bahwa aplikasi membran kalsium alginat-kitosan berpengaruh terhadap jumlah pembuluh darah kapiler pada proses penyembuhan luka gingiva tikus putih Sprague dawley.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Gingival are often experience lesion due to periodontal diseases, post tooth extraction or post revocation action with injury or surgery. Today many ways and wound healing materials, one which using a calcium alginate-chitosan membrane. The aim of this study was to investigate the effect of calcium alginate-chitosan membrane to the number of capillary blood vessels in the gingival wound healing process. This research was an experimental laboratory methods. The study was carried on total 30 male Sprague dawley rats as samples, 2-3 mount age, body weight 200-250 gram were divided randomly into 6 groups, the treatment group was given calcium alginate-chitosan membrane and the negative control group was given saline. Each groups consist of 6 rats by observation period of 3rd, 5th, and 7th. All rats were wounded on the mandibular labial gingiva, between right and left incisor teeth using punch biopsy (Ø 3 mm). In the area, each the therapeutic agents was applied punch biopsy. The rats were euthanasia the day 3rd, 5th, and 7th after. The wounded tissues were processed for histological preparations and stained with hematoxylin eosin method in order to observe the number of capillary blood vessel. Data on the number of capillary blood vessel was analyzed using one way ANOVA test dan Post-Hoc LSD test. Result from one way ANOVA proving the existence of significant differences (p<0,05) and different test LSD showed that nearly all significant (p<0,05). The conclusion of this study in proven that the application of calcium alginate-chitosan membrane effect to the number of capillary blood vessels the gingival wound healing process of white Sprague dawley rats.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save