Home
Login.
Artikelilmiahs
12571
Update
ANNISSA MUFY ERA SAKTI
NIM
Judul Artikel
FAKTOR-FAKTOR YANG BERPENGARUH TERHADAP PERILAKU PENCEGAHAN HIV/AIDS PADA SISWA DI SMA NEGERI BATURRADEN
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Banyumas peringkat 16 untuk kasus baru HIV dan peringkat 7 untuk kasus baru AIDS di Jawa Tengah tahun 2014. 16 remaja (11,12%) usia 15-24 di Banyumas positif HIV pada tahun 2014. Baturraden termasuk kecamatan zona merah untuk kasus baru HIV di Banyumas. Remaja di Baturraden berisiko tinggi penularan HIV/AIDS. Upaya pengendalian dan penanggulangan HIV/AIDS adalah dengan pencegahan HIV/AIDS. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor-faktor yang berpengaruh terhadap perilaku pencegahan HIV/AIDS pada siswa di SMA Negeri Baturraden. Jenis penelitian ini survei analitik dengan pendekatan cross sectional study. Populasi berjumlah 531 siswa kelas X dan XI, sampel berjumlah 92 orang dengan menggunakan stratified random sampling berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi. Pengumpulan data menggunakan angket. Berdasarkan analisis univariat, pengetahuan siswa (72,8%) dalam kategori baik, sikap (62,0%), ketersediaan informasi (57,6%), peran teman sebaya (57,6%), peran orang tua (55,4%), dan peran guru (54,3%) dalam kategori mendukung dan perilaku pencegahan HIV/AIDS (68,5%) dalam kategori tinggi. Berdasarkan analisis bivariat menggunakan uji Chi Square ada hubungan antara pengetahuan (p=0,000), sikap (p=0,000), ketersediaan informasi (p=0,000), dan tidak ada hubungan antara peran teman sebaya (p=1,000), peran orang tua (p=0,795), dan peran guru (p=1,000) dengan perilaku pencegahan HIV/AIDS pada siswa di SMA Negeri Baturraden. Berdasarkan analisis multivariat menggunakan uji regresi logistik, pengetahuan (p=0,002), sikap (p=0,024), dan ketersediaan informasi (p=0,011) berpengaruh terhadap perilaku pencegahan HIV/AIDS pada siswa di SMA Negeri Baturraden. Saran bagi siswa lebih giat lagi dalam mencari informasi HIV/AIDS dan bagi guru agar lebih meningkatkan peranannya dalam melakukan bimbingan dan konseling kepada siswa terutama terkait dengan perilaku pencegahan HIV/AIDS.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Banyumas ranked sixteen for new cases of HIV and seventh for new cases of AIDS highest in central java 2014. As many as 16 teenagers aged 15-24 in Banyumas Regency positive contracted HIV in 2014. Baturraden including into the red zone to new cases of HIV in Banyumas Regency. Teenagers in Baturraden having high risk of contagion of the HIV. One effort to control and combat HIV / AIDS is prevention of HIV/AIDS. The purpose of this study for knowing the correlation of factors that influence the behavior prevention of HIV/AIDS on students in Baturraden senior high school. This study used an analytical survey with crossectional approach. Samples amount 92 obtained by stratified random sampling based on inclusion and exclusion criterion. Data collection used question. Based on univariate knowledge (72,8%) in both categories, attitude (62,0%), availability of information (57,6%), the role of peers (57,6%), the role of parents (55,4%), and the role of teachers (54,3%) in support categories and behavior prevention of HIV/AIDS (68,5%) in high categories. Based on bivariate with Chi square test there relationship between knowledge (p=0,000), attitude (p=0,000), availability of information (p=0,000) and there no relationship between the role of peers (p=1,000), the role of parents (p=0,795), and the role of teacher (p=1,000) with behavior prevention of HIV/AIDS on students in Baturraden senior high school. Based on multivariate analysis with logistic regression, knowledge (p=0,002), attitude (0,024), availability of information (p=0,011) have an affect on behavior prevention of HIV/AIDS on students in Baturraden senior high school. Studens are more active in seeking information HIV/AIDS and teachers in order to further enchance its role in conducting guidance and counseling to students primarily related to behavior prevention of HIV/AIDS.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save