Home
Login.
Artikelilmiahs
12563
Update
NANDA DIAN SARI
NIM
Judul Artikel
Implementasi Program Bantuan Operasional Sekolah di SDN 1 Karangreja Kecamatan Kutasari Kabupaten Purbalingga
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Pada bulan Maret dan Oktober 2005 Pemerintah Indonesia mengurangi subsidi bahan bakar minyak (BBM) dan merealokasi sebagian besar anggarannya ke empat program, yaitu program pendidikan, kesehatan, infrastruktur perdesaan, dan subsidi langsung tunai (SLT). Salah satu program di bidang pendidikan adalah BOS yang menyediakan bantuan bagi sekolah dengan tujuan membebaskan siswa dari iuran sekolah dalam rangka mendukung pencapaian Program Wajib Belajar Pendidikan Dasar (Wajardikdas) Sembilan Tahun. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan Implementasi Program Bantuan Operasional Sekolah di SDN I Karangreja, Kecamatan Kutasari Kabupaten Purbalingga. Penelitian ini menggunkan metode penelitian kualitatif. Teknik pengambilan informan menggunakan purposive sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan metode wawancara, dokumentasi, dan observasi. Data dianalisis menggunakan metode analisis interaktif dari Miles dan Hiberman yang terdiri dari pengumpulan data, reduksi data, menyajikan data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian dapat disimpulkan yaitu Implementasi Program Bantuan Operasional Sekolah di SD Negeri 1 Karangreja dilakukan dengan melakukan a) perencanaan keuangan yang berupa penyusunan anggaran (budgeting) b) Kegiatan pelaksanaan pembiayaan pendidikan meliputi pembukuan (accounting) yang merupakan pembukuan terhadap pelaksanaan terhadap pembiayaan yang dilaksanakan untuk proses pendidikan. c) evaluasi berupa pemeriksaan (auditing) merupakan pemeriksaan terhadap pendapatan dan pengeluaran serta penilaian pelaksanaan pembiayaan pendidikan. d) pembiayaan pendidikan melalui program Bantuan Operasional Sekolah (BOS) telah baku dan tiap sekolah mengikuti prosedur atau mekanisme yang telah ditentukan oleh pemerintah pusat.
Abtrak (Bhs. Inggris)
In March and October 2005 the Government of Indonesia to reduce subsidies on fuel oil (BBM) and reallocate most of its budget to the four programs, namely the programs of education, health, rural infrastructure, and direct cash subsidies (SLT). One of the programs in the field of education is BOS 2 which provides assistance to schools with the aim of freeing students from school tuition in order to support the achievement of Compulsory Basic Education Program (Wajardikdas) Nine Year. This study aimed to describe the School Operational Assistance Program Implementation in SDN I Karangreja, District Kutasari Purbalingga. This study using the method of qualitative research. The technique of taking informants using purposive sampling. Techniques of collecting data using interviews, documentation, and observation. Data were analyzed using an interactive analysis of Miles and Hiberman that consists of data collection, data reduction, presenting the data and drawing conclusions. It can be concluded that implementation of the School Operational Assistance Program in Elementary School 1 Karangreja done by performing a) financial planning in the form of budgeting (budgeting). b) implementation of education financing activities include bookkeeping (accounting) which is the bookkeeping for the implementation of the financing undertaken for the educational process. c) the evaluation of the examination (auditing) is an examination of the income and expenses as well as evaluating the implementation of education funding. d) the financing of education through the School Operational Assistance (BOS) standard and each school has to follow the procedures or mechanisms that have been set by the central government.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save