Home
Login.
Artikelilmiahs
12547
Update
EKA WIJI ASTUTI
NIM
Judul Artikel
Perilaku Kekerasan Terhadap Perempuan (Studi Tentang Kekerasan Terhadap Perempuan Di Kabupaten Banyumas Tahun 2011-2013)
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Kekerasan adalah tindakan agresi yang menyebabkan penderitaan atau menyakiti orang lain. Kasus kekerasan terhadap perempuan di Kabupaten Banyumas setiap tahunnya mengalami peningkatan. Kabupaten Banyumas menempati peringkat sepuluh besar dalam hal kekerasan seksual berbasis gender di Provinsi Jawa Tengah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui lingkup kekerasan terhadap perempuan, profil korban dan pelaku, status hubungan antara pelaku dengan korban, wilayah terjadinya kasus kekerasan, dan motivasi pelaku melakukan kekerasan. Metode penelitian ini menggunakan metode kuantitatif, dengan analisis data sekunder dan sumber data yang digunakan ialah data dari Polres Banyumas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa : lingkup kekerasan terhadap perempuan di Kabupaten Banyumas tahun 2011-2013 ialah KDRT dengan bentuk kekerasan fisik sebanyak 76 kasus. Profil pelaku kekerasan adalah pelaku pada usia 26-35 tahun sebanyak 52 kasus, dengan tingkat pendidikan SMA/SMK sebanyak 69 kasus, dan berprofesi sebagai buruh/pegawai swasta sebanyak 95 kasus. Sedangkan korban kekerasan, sering dialami pada usia 18-25 tahun sebanyak 76 kasus, dengan tingkat pendidikan SMA/SMK sebanyak 51 kasus, dan tidak bekerja sebanyak 65 kasus. Status hubungan antara pelaku dengan korban adalah suami sebanyak 69 kasus dan wilayah yang sering terjadinya tindak kekerasan ialah pusat kota seperti Purwokerto Selatan sebanyak 24 kasus, dengan motivasi pelaku adalah ekonomi sebanyak 41 kasus. Dengan adanya penelitian ini dapat memberikan pengetahuan dan kontrol sosial yang diperlukan untuk menekan angka kekerasan terhadap perempuan. Hal ini dapat dilakukan pada semua lembaga sosial, keluarga, sekolah maupun masyarakat. Sikap peduli dengan kondisi kekerasan yang dialami oleh pihak lain akan mampu mempersempit ruang tindakan kekerasan.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Violence is an act of aggression that causes suffering or hurt others. The case of violence against women in the district of Banyumas is increasing annually. The district of Banyumas ranks top 10 in terms of sexual violence gender based in the Central Java Province. This research aims to understand the scope of violence against women, profile victim and perpetrator, the status of the relationship between the offender with victims, cases areas of violence, and perpetrators motivation do violence. This research use quantitative method, with secondary data analysis and data source that used is from Banyumas Police District. The research results show that: scope violence against women in District of Banyumas in 2011-2013 is related to domestic violence with physical forms of violence as many as 76 cases. The offender profile violence is the main entity at the age of 26-35 years as many as 52 cases, with the education level of senior or vocational high school as many as 69 cases, and work as laborers or private sector workers as many as 95 cases. While a victim of violence, often occurs at the age of 18-25 years as many as 76 cases, with the education level of senior or vocational high school as many as 51 cases, and does not work there were 65 cases. The status of the relationship between the offender in of the victims were a husband as many as 69 cases and areas that often trigger violence is the city center as South Purwokerto as many as 24 cases, with the offender motivation was economic as many as 41 cases. By the presence of this research can gave knowledge and social control that needed to reduce the number of violence against women. This can be done on all social institutions, the family, schools and the society. The attitude concerned with the condition of violence experienced by other parties will be able to narrow the act of violence.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save