Home
Login.
Artikelilmiahs
12470
Update
IRA FITRIA
NIM
Judul Artikel
PENGARUH PENGGUNAAN SLUDGE DAN VERMIKOMPOS SEBAGAI BAHAN ALTERNATIF PENGGANTI DEDAK PADA MEDIUM TANAM TERHADAP PRODUKSI JAMUR KUPING HITAM (Auricularia polytricha)
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Penelitian ini dilaksanakan untuk mengetahui pengaruh sludge dan vermikompos sebagai medium alternatif pengganti dedak terhadap produksi jamur kuping hitam dan komposisi yang tepat antara campuran sludge dan vermikompos sebagai pengganti dedak untuk meningkatkan produksi jamur kuping hitam (Auricularia polytricha). Metode penelitian yang digunakan adalah metode experimental berupa Rancangan Acak Lengkap (RAL), terdiri atas enam perlakuan dan lima kali ulangan. Perbandingan presentase antara sludge dan vermikompos yaitu (JK0: Dedak 20%) (JK1: 20%:0%, (JK2: 15%:5%) (JK3: 10%:10%) (JK4: 5%:15%) dan (JK5: 0%:20%). Parameter yang diamati terdiri atas parameter utama yaitu bobot basah produksi jamur kuping hitam sedangkan parameter pendukungnya adalah nisbah C/N media tanam, pH awal media tanam, kondisi harian suhu dan kelembapan lingkungan ruang kumbung, kecepatan pertumbuhan miselium, karakteristik morfologi jamur kuping hitam, bobot kering produksi jamur kuping hitam, dan nilai Rasio Efisiensi Hayati (REH). Data yang diperolehp dianalisis menggunakan analisis ragam (Uji F) dengan tingkat kesalahan 5% dan 1%. Dan dilanjutkan dengan uji BNT. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa campuran antara sludge dan vermikompos mampu meningkatkan produksi jamur kuping hitam. komposisi antara sludge dan vermikompos yang bagus untuk digunakan adalah pada perlakuan JK2,JK1,JK4 dan JK3.
Abtrak (Bhs. Inggris)
This study was conducted to determind the effect of sludge and vermicompost as alternative to replace bran for the growing medium of black ear mushroom production and composition of sludge and vermicompost are most appropriate to increase the black ear mushroom production (Auricularia polytricha). The method used was experimental method with experimental design in the form pof Complete Random Design (CRD), which consists of six treatments and five replications. Comparison between the percentage of sludge and vermicompost are (JK0: Bran 20%), (JK1: 20%:0%), (JK2: 15%: 5%), (JK 3:10%:10%), (JK 4:5%:15%) and (JK 5%:20%). The observed parameters consisting of key parameters, namely the weight of wet black mushroom production while supporting parameter is the C / N ratio planting medium, initial pH of growing medium, the daily conditions of temperature and humidity environment of kumbung space, the rate of growth of mycelium, black mushroom morphological characteristics, weights dried black mushroom production, and the value of Biological Efficiency Ratio (BER). The obtained data were analyzed using analysis of variance (F test) with an error rate of 5% and 1% and the results followed by Least Significant Difference test (LSD). The results showed that the mixture of sludge and vermicompost able to increase the production of black mushroom. The best compotition using sludge and vermicompost to increase the production of black mushroom are treatment (JK2: sludge 15% : vermicopmpost 5%), (JK4: sludge 5%:vermicompost 15%) and (JK3: sludge 10% : vermicompost 10% ).
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save