Home
Login.
Artikelilmiahs
12469
Update
TAFTAZANI TRIKUSUMA YUNIAJI
NIM
Judul Artikel
ANALISIS DATA LAPANGAN GERUSAN BAHU JALAN RUAS JALAN RAYA BUMIAYU PEJAGAN
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Pada jalan raya Bumiayu-Pejagan terdapat gerusan pada bahu jalan yang cukup parah. Gerusan ini menyebabkan cekungan yang cukup dalam yang tidak jarang membahayakan pengendara yang melintas jalan raya, khususnya untuk pengendara sepeda motor. Kecelakaan di bahu jalan terjadi karena roda kendaraan menjadi mudah tergelincir pada saat kendaraan berada di tepi jalan. Akan tetapi fenomena gerusan di bahu jalan ini kurang mendapat perhatian serius. Oleh karena itu perlu adanya analisis mengenai gerusan pada bahu jalan ruas jalan raya Bumiayu-Pejagan untuk mengetahui lebar, panjang, dan kedalaman gerusan yang sangat membahayakan bagi pengguna jalan raya yang melintas. Metode pengambilan data di lapangan dilakukan dengan cara pengukuran penampang gerusan serta pengambilan sampel tanah yang akan diujikan di Laboratorium. Alat-alat yang digunakan dalam penelitian ini berupa cetok, meteran, selang air, penggaris untuk pengambilan data di lapangan. Pada pengujian data di laboratorium digunakan peralatan vibrator, ayakan, oven, tabung piknometer, timbangan, hidrometer 152, cawan, tabung ukur, mixer dan kompor. Berdasarkan hasil analisis data didapatkan rata-rata kemiringan melintang jalan sebesar 1,2%, kemiringan memanjang jalan sebesar 2,3% dan berat jenis reratanya sebesar 2,635. Hubungan kemiringan melintang dan memanjang jalan dengan gerusan, semakin besar kemiringan melintang dan memanjang jalan, maka semakin besar juga gerusan bahu jalan yang terjadi. Serta semakin besar diameter gradasinya maka semakin besar pula kedalaman gerusan bahu jalan nya.
Abtrak (Bhs. Inggris)
There are so many local scouring on the shoulder of the road Bumiayu-Pejagan highway. The local scouring made a basin that so infrequently endanger motorist crossing the highway, especially for motorcyclists. The shoulder of the road accident happened because the wheels easily slip into a vehicle when the vehicle is on the edge of the road. Hence it is needed to analyze local scouring at the shoulder of the that on Bumiayu-Pejagan highway to determine the width, length and depth of scour that very dangerous for the users. The methods of the research in the field is by measuring of cross-sectional and long sectional of sampling will be tested in the laboratory. The tools used in this study are trowel, water hose and a ruler to capture data in the field. On the laboratory experience the tolls are vibrator, sieve, oven, tube pycnometer, scales, 152 hydrometer, bowls, measuring tube, mixer and stove. Based on the results of the research the average slope of the cross-roads is 1.2%, the long slope of the road is 2.3% and average of specific gravity is 2.635. Transverse and longitudinal slope relationship with scours of the road is the greater transverse and longitudinal slope of the road will causes greater scours shoulder. And the greater the diameter of gradation will causes the greater depth of shoulder scouring.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save