Home
Login.
Artikelilmiahs
12457
Update
DIMAS SETIYO KUSUMA AJI
NIM
Judul Artikel
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG BERPENGARUH TERHADAP POLA ASUH IBU BALITA DI KABUPATEN BANYUMAS (Studi di Puskesmas Banyumas dan Puskesmas II Kembaran)
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Pola asuh ibu berperan penting dalam menentukan status gizi balita, apabila pola asuh kurang baik dalam hal pemberian makan, perawatan kesehatan dan rangsangan perkembangan, dapat mempengaruhi tumbuh kembang balita. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui faktor-faktor yang berpengaruh terhadap pola asuh ibu balita di Kabupaten Banyumas. Jenis penelitian ini adalah observasional analytic dengan pendekatan desain cross sectional. Jumlah sampel 97 balita (0-59 bulan) yang diambil dengan teknik cluster random sampling secara proporsional sedangkan responden adalah ibu kandung balita. Pengumpulan data menggunakan wawancara tersturktur dengan kuesioner. Analisis data dilakukan secara univariat (distribusi frekuensi), bivariat (chi-square) dan multivariat (regresi logistik). Hasil univariat menunjukkan balita berusia 0-11 bulan (44,3%), perempuan (50,5%), gizi baik (91,8%), dan sebagian besar ibu balita berusia ≤30 tahun (53,6%), pendidikan dasar (62,9%), tidak bekerja (81,4%), pendapatan keluarga ≥Rp1.100.000 (56,7%), jumlah anak ≤2 anak (56,7%), jarak kelahiran anak ≥2 tahun (68,0%), berpengetahuan baik (68,0%), sikap yang baik (53,6%), dan pola asuh kurang baik (50,5%). Hasil bivariat menunjukkan terdapat hubungan antara pengetahuan (p=0,000) dan sikap (p=0,000) dengan pola asuh ibu. Hasil multivariat menunjukkan pengetahuan dan sikap mempengaruhi pola asuh ibu secara bersama-sama, sedangkan pengetahuan (p=0,001, Exp.B=9,115) merupakan faktor paling dominan yang mempengaruhi pola asuh ibu. Upaya untuk peningkatan perilaku pola asuh ibu yaitu mengadakan pembinaan berupa pelatihan kepada bidan dan kader guna meningkatkan keterampilan dan kemampuan penyuluhan kepada masyarakat agar mampu menyampaikan informasi yang lebih baik tentang gizi dan pola asuh ibu.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Maternal parenting plays an important role in determining the nutritional status of children, when parenting less well in terms of feeding, health care and stimulation of development, can affect the growth and development of children. The purpose of this research is to determine factors that influence parenting mothers in Banyumas district. This type of research is observational analytic with cross sectional design approach. Number 97 children of samples (0-59 months) are taken proportionally by cluster random sampling while the respondents is children’s mother. The data collection used structure interview with questionnaires. Data analysis used univariate (frequency distribution), bivariate (chi-square) and multivariate (logistic regression). The results of univariate showed that the children aged 0-11 months (44.3%), female (50.5%), good nutrition (91.8%), the majority of mothers aged ≤30 years (53.6%), primary education (62.9%), doesn’t work (81.4%), family income ≥Rp1.100.000 (56.7%), the number of children ≤2 children (56.7%), birth spacing ≥2 years (68.0%), good knowledge (68.0%), good attitude (53.6%), and poor parenting (50.5%). The results of bivariate showed an association between knowledge (p=0.000) and attitude (p=0.000) with the mother's parenting. The results of multivariate showed knowledge and attitudes affect maternal parenting together, while knowledge (p=0.001, Exp.B=9.115) is the most dominant factor that influence the mother's parenting. Effort to increase maternal parenting behavior that is held guidance in the form of training to midwife and cadres in order to enhance the skills and capabilities of counseling to the community to be able to deliver better information on nutrition and maternal parenting.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save