Home
Login.
Artikelilmiahs
12170
Update
SHINTA KARTIKA SARI
NIM
Judul Artikel
TINDAK PIDANA TANPA HAK MENGGUNAKAN NARKOTIKA GOLONGAN I DALAM BENTUK TANAMAN BAGI DIRINYA SENDIRI ( Tinjauan Yuridis Putusan NO.15/PID.SUS/2014/PN.PWT)
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Berdasarkan Penjelasan Umum Undang-Undang No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, disebutkan bahwa Narkotika merupakan zat atau obat yang sangat bermanfaat dan diperlukan untuk pengobatan penyakit tertentu. Namun, jika disalahgunakan atau digunakan tidak sesuai dengan standar pengobatan dapat menimbulkan akibat yang sangat merugikan bagi perseorangan atau masyarakat khususnya generasi muda. Penyalahgunaan narkotika itu dipandang sebagai suatu masalah yang kompleks dan sebagai masalah yang merupakan tanggung jawab negara dan masyarakat. Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui pertimbangan hakim dalam penerapan unsur-unsur tindak pidana penyalahgunaan narkotika bagi dirinya sendiri dan untuk mengetahui pertimbangan hakim dalam menjatuhkan pidana dalam perkara nomor 15/PID.SUS/2014/Pn.Pwt). Metode yang digunakan dalam penelitian ini. Metode pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan pendekatan yuridis normatif. Analisis data yang telah diperoleh dianalisis menggunakan metode analisis normatif kuantitatif yaitu analisis data yang bertitik tolak pada usaha penemuan informasi sehingga tidak menggunakan rumus atau angka-angka. Hasil penelitian ini diketahui bahwa penerapan unsur-unsur tindak pidana bagi pertimbangan Hakim dalam putusan perkara Nomor: 15/PID.SUS/2014/Pn.Pwt telah memenuhi unsur-unsur yang disesuaikan dengan Pasal 127 ayat 1 huruf (a) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Unsur-unsurnya adalah setiap orang dan penyalahgunaan narkotika golongan I bagi diri sendiri. Pertimbangan hakim dalam menjatuhkan pidana dalam perkara Nomor : 15/PID.SUS/2014/Pn.Pwt, tentang Penyalahgunaan Narkotika Golongan I Bagi Dirinya Sendiri kepada terdakwa Rama Argo Wiyana dikenakan pidana penjara selama 1 (satu) tahun 3 (tiga) bulan, dan hal-hal yang memberatkan dan meringankan dijadikan pertimbangan hakim dalam menjatuhkan Pidana.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Based general explanation of Law No. 35 of 2009 on Narcotics, said that narcotics are substances or drugs that are beneficial and necessary for the treatment of certain diseases. However, if misused or used not according to standard treatment can lead to a result that is very detrimental to individuals or society, especially the younger generation. Drug abuse was seen as a complex issue and a problem that is the responsibility of the state and society. The purpose of this study was to determine the consideration of judges in applying the elements of the crime of drug abuse for himself and to know the judges in imposing criminal judgment in case number 15 / PID.SUS / 2014 / Pn.Pwt. The method used in this research is normative juridical approach. Analysis of the data has been analyzed using quantitative analysis method normative data analysis that starts in the discovery business information so it does not use formulas or figures. The results of this research note that the application of the elements of a criminal offense for consideration of the judge in the verdict case number: 15 / PID.SUS / 2014 / Pn.Pwt have fulfilled the elements that are tailored to Article 127 paragraph 1 letter (a) Act No. 35 of 2009 on narcotics. Its elements are everyone and drug abuse class I for themselves. Consideration of judges in imposing criminal case Number: 15 / PID.SUS / 2014 / Pn.Pwt, on Narcotics Abuse Group I For Themselves to the accused Rama Argo Wiyana imposed imprisonment for 1 (one) year 3 (three) months, and things that are burdensome and relieve taken into consideration in dropping criminal judge.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save