Home
Login.
Artikelilmiahs
12125
Update
YEFTA WIGA KINANTYO
NIM
Judul Artikel
UJI KEMEMPANAN BEBERAPA AGENSIA HAYATI TERHADAP PENYAKIT LAYU FUSARIUM PADA TANAMAN TOMAT
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Penelitian ini bertujuan untuk: (1) Menentukan kemempanan beberapa agensia hayati dalam mengendalikan penyakit layu fusarium, serta (2) Menetapkan agensia hayati terbaik pengendali penyakit layu fusarium pada tanaman tomat. Penelitian dilaksanakan pada bulan April hingga bulan Juli 2014 di lahan percobaan dan Laboratorium Perlindungan Tanaman Fakultas Pertanian Universitas Jenderal Soedirman, Purwokerto. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan perlakuan agensia hayati dan 4 kali ulangan. Perlakuan yang dicoba meliputi: Kontrol, Trichoderma TS.1; Trichoderma TS.2; Gliocladium Ts.36; Bacillus B.64; Bacillus B.42; P. flourescense 41; dan Fungisida. Variabel yang diamati meliputi intensitas penyakit, masa inkubasi, tinggi tanaman, berat segar tanaman, berat segar akar, jumlah buah, bobot buah, dan jumlah bunga. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi agensia pengendali hayati belum mampu menekan Fusarium oxysporum serta meningkatkan pertumbuhan.
Abtrak (Bhs. Inggris)
This research aims were to: (1) determine the ability some biological agentto controlling the fusarium wilt diseases, and (2) determine the best biological agent to control fusarium wiltdiseases on tomato. The research was carried out from April toJuly 2014 at Plant ProtectionLaboratory, Faculty of Agriculture University of General Soedirman, Purwokerto. The research used Randomized block design with 7 treatments and 4 reperatreatments. The treatments tested includes: control, Trichoderma TS. 1; Trichoderma TS. 2; Gliocladium Ts. 36; Bacillus b. 64; Bacillus b. 42; Pseudomonas flourescense 41; and fungicides. Variable observed covering the intensity of disease, incubation period, higher plants, freshplant weight, fresh rootweight, the number of fruits, weight of fruit, and the number of flowers. The researchresults shows that the application of biological control agent has not been able to press Fusarium oxysporum and to increase growth.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save