Home
Login.
Artikelilmiahs
12124
Update
IMMA NOVA RIA
NIM
Judul Artikel
KEEFISIENAN PEMUPUKAN N PADA SEPULUH GALUR MURNI PADI SAWAH KETURUNAN PERSILANGAN G39 X CIHERANG
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Nitrogen adalah unsur hara esensial yang sangat dibutuhkan tanaman dalam jumlah besar. Apabila unsur tersebut tidak cukup tersedia bagi tanaman, maka tanaman akan menunjukkan gejala kekurangan unsur hara dan pertumbuhan tanaman akan lambat. Tujuan penelitian ini adalah (1) mengkaji perbedaan galur pada pertumbuhan dan hasil masing-masing galur F6 padi hasil persilangan G39 x Ciherang (2) mengkaji pengaruh variasi dosis N pada pertumbuhan dan hasil galur F6 padi hasil persilangan G39 x Ciherang dan mendapatkan dosis terbaiknya (3) mengkaji galur yang efisien N terhadap keefisienan agronomi dan keefisienan penyerapan N. Penelitian ini merupakan percobaan pot yang dilaksanakan pada bulan Oktober sampai Januri 2014 dirumah plastik Fakultas Pertanian, Universitas Jenderal Soedirman Purwokerto. Rancangan yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 4 taraf perlakuan dan tiga kali ulangan. Faktor yang dicoba adalah dosis pupuk N dengan empat taraf pemberian N yaitu N0 = 0 kg N/ha atau 0 g urea/polibag, N1 = 45 kg N/ha atau 0,393 g urea/polibag, N2 = 90 kg N//ha atau 0,787 g urea/polibag, N3 = 135 kg N/ha atau 1,18 g urea/polibag dan sepuluh galur padi sawah populasi F6 dan dua varietas pembanding. Variabel yang diamati yaitu variabel pertumbuhan vegetatif, variabel hasil tanaman, kandungan N tajuk, keefisienan agronomi, keefisienan serapan nitrogen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa galur G39-12, G39-13, IR-64 memproduksi komponen pertumbuhan lebih baik dari galur lainnya, sedangkan galur terbaik pada komponen hasil yaitu G39-13 dan IR-64. Dosis pemupukan 135 kg N/ha mampu meningkatkan pertumbuhan dan hasil produksi padi sawah, namun menurunkan keefisienan agroonomi dan keefisienan penyerapan N hingga dosis 45 kg N/ha. Galur G39-8, G39-13, IR-64 mempunyai respon terbaik terhadap keefisienan agronomi, sedangkan galur G39-14, G39-15, G39-16, 39-20, G39-28 efisien dalam penyerapan N.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Nitrogen is an essensial nutrient that is needed plants in large numbers. If these nutrients are not sufficiently available to plants, the plants will show indication of deficiency nutrient and plant growth will be slow.The aims of the research are: (1) to study the lines differences in growth and yield of each rice lines F6 from crosses G39 x Ciherang, (2) to study effect of N dose variation on growth dan yield of rice lines F6 from crosses G39 x Ciherang and get the best dosage (3) to study the efficient lines of N agronomic efficiency and N uptake efficiency. This research is a pot experiment conducted in Oktober until Januari 2014, and held in the plastic house faculty of Agricultur, Jenderal Soedirman University Purwokerto. The experiment design used a factorial randomized block design with four treatments and three replication. Factors of this treatment are dose of N fertilizer with four levels of N fertilizer application: N0= 0 kg N/ha or 0 g urea/polybag, N1= 45 kg N/ha or 0,393 g urea/polybag, N2= 90 kg N/ha or 0,787 g urea/polybag, N3= 135 kg N/ha or 1,18 g urea/poliag and ten pure lines F6 populations of lowland rice and two check varieties. Variables observed were variable growth, variable crop yields, canopy N content, agronomic efficiency, and nitrogen uptake efficiency. The results showed that lnes G39-12, G39-13, IR-64 producing components growth better than other lines, while the best lines to crop yields is G39-13 and IR-64. Dose fertilization 135 kg N/ha were able to increase the growth and crop yield of rice production, but the lowered agronomic efficiency and N uptake efficiency up to 45 kg N/ha fertilizer dose. The lines G39-8, G39-13, IR-64 have the highest response to nitrogen agronomic efficiency, while lines G39-14, G39-15, G39-16, G39-20, G39-28 efficient on N uptake efficiency.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save