Home
Login.
Artikelilmiahs
12113
Update
ATIK HIDAYATI
NIM
Judul Artikel
UJI TOKSISITAS LETAL DAN SUBLETAL LOGAM BERAT MERKURI (Hg) TERHADAP IKAN NILEM (Osteochilus hasselti)
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Merkuri (Hg) merupakan logam berat yang dapat mencemari perairan sungai. Dampak Hg bagi biota perairan bersifat kronis. Pengaruh toksik suatu bahan kimia terhadap organisme akuatik dapat diketahui dengan uji toksisitas (letal dan subletal). biota uji yang digunakan yaitu ikan nilem. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui konsentrasi LC50-96 jam Hg serta melihat efek subletal dengan mengamati perubahan jumlah eritrosit dan hematokrit ikan nilem. Metode yang digunakan adalah metode eksperimental, dengan desain penelitian Rancangan Acak Lengkap (RAL). Penelitian dilakuakn 3 tahap, yaitu uji pendahuluan, uji letal dan uji subletal dengan setiap perlakuan diulang 3 kali. Pengambilan sampel pada uji subletal dilakukan pada waktu pemaparan 96 jam (4 hari) dan 288 jam (12 hari). Data uji letal dianalisis dengan menggunakan analisis probit dan data uji subletal dianalisis menggunakan uji F. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai LC50-96 jam logam berat Hg terhadap ikan nilem adalah 0,3938 mg/L. Pengaruh subletal loam berat Hg berupa penurunan jumlah eritrosit dan nilai hematokrit seiring dengan meningkatnya konsentrasi dan semakin lama waktu pemaparannya.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Mercury (Hg) is a heavy metal can pollute the river. Hg impact on aquatic organism throught their chronic. The influence of a chemical toxic on aquatic organisms can be determined using toxicity test (lethal and sublethal). Osteochilus hasselti is object for toxicity test. The research aimed to find LC50-96 hours concentration and to find the effect of letal and subletal of heavy metal Hg on erythrocyte and hematocryte changes. An experimental method applied Completely Randomized Design. The research is devided into 3 stages, preliminary test, lethal tosisity test (LC50-96 hours) and sublethal toxicity test, being in triplicates. Sampling at sublethal test performed at an exposure time of 96 hours (4 days) and 288 hours (12 days). Lethal toxicity test data were probity analyze and data from sublethal toxicity test were F-tested. The result showed that LC50-96 hours of heavy metal Hg on Osteochilus hasselti was 0,3928 mg/L. The sublethal effect of heavy metal Hg was demonstrated in erythrocyte ad hematocryte decreasing with increasing concentration and the longer time of attached.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save